07 Februari 2016

[070216.ID.SEA] Maskapai Pelayaran Raksasa Maersk Line Tutup Kantor Di Singapura & PHK 4.000 Pegawai

SINGAPURA (BeritaTrans.com) – Maskapai pelayaran raksasa dunia, Maersk Line, memutuskan menutup kantor pusat regional di Singapura dan mem-PHK 4.000 pegawai.

Shippingwatch.com, kemarin (2/2/2016), memberitakan aksi korporasi mengurangi ribuan pegawai ditempuh sebagai konsekwensi dari penggabungan dua kantor regional yakni Asia Tenggara/Pasifik dan Asia Utara (Jepang, China dan Korea) menjadi Asia dan Pasifik. Kantor pusat regional Asia Tenggara/Pasifik di Singapura ditutup dan disatuan dengan kantor di Hong Kong yang dikepalai Robert van Trooijen.

Penutupan itu menyebabkan seluruh fungsi dan pekerjaan di Singapura dihentikan. Sebanyak 4.000 pegawai di-PHK. Sedangkan mantan Manajer Regional Asia Tenggara/Pasifik Mikael Jensen ditarik ke kantor pusat global Maersk Line di Kopenhagen, Denmark.

Maersk Line menyatakan perampingan itu sudah diagendakan pada 4 November 2015 dan bertujuan membangun transparansi yang lebih besar sekaligus menyejajarkan posisi semua kantor regional.

Mengenai pengurangan 4.000 pegawai yang bertugas di kantor dari 23.000 pegawai eksisting, CEO Maersk Line, Søren Skou, menyatakan dibutuhkan karena bagian dari transformasi industri.

Langkah korporasi itu bagian dari langkah Maersk Line menyiasati dampak lebih besar lagi akibat pelemahan bisnis. Di awal tahun ini saja ada 35 pelayaran yang ditunda.

Hingga Oktober 2015, maskapai ini mengalami penurunan kinerja yang diperkirakan mencapai 600 juta dolar. Angka pasti mengenai kinerja keuangan itu akan diumumkan pada 10 Februari 2016.

Sumber : BeritaTrans,06.02.16.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar