REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Rekor baru suhu dingin
mencengkeram Amerika Serikat bagian timur, Selasa (17/2). Badai musim dingin
ber-es menyerang bagian tengah dan mengarah ke Atlantik bagian tengah.
Imbasnya, timbunan salju menumpuk hingga memaksa kantor
federal di Washington DC ditutup, Selasa (17/2). Hujan salju lebat dan
pergerakan es melaju menuju timur dari Missouri, Arkansas, southern Illinois,
Tennessee, Kentucky, Indiana dan Ohio.
Ahli
meterologi Layanan Cuaca Nasional Brian Hurley
mengatakan sekitar 50 juta orang terdampak cuaca dingin. Suhu kali ini memecahkan
rekor di New York. Suhu terdingin sebelumnya terjadi pada 2003 dengan
sembilan derajat Fahrenheit.
Sebelumnya, suhu terdingin, yaitu 11 derajat Fahrenheit
pada 1987. ''Kali ini, New York mencapai lima derajat,'' kata Hurley. Ini
menjadikan rekor paling bersalju dalam sejarah kota. Menurut Hurley, kondisi
terberat terjadi di dekat pantai Massachusetts timur.
Badai menuju timur dan hujan beku juga diperkirakan
menuju bagian selatan. Keadaan bahaya telah diumumkan di Carolina Utara,
Virginia, Mississippi, Georgia, Kentucky dan Washington DC.
Kantor //Personnel Management// AS menginformasikan dalam
situs resminya kantor federal telah ditutup di DC Fort Knox. Pos Militer AS di
Louisville dan Kentucky juga akan ditutup mulai Selasa karena masalah cuaca dan
jalan.
Maskapai-maskapai AS terpaksa membatalkan 2.600
penerbangan, terutama di bandara yang paling parah terimbas, yaitu
bandara Carolina Utara dan Tennessee. Cuaca dingin membekukan jalan sehingga
beberapa jalan utama, sekolah, tempat atraksi turisme ditutup.
Hujan es di Arkansas menutup sekolah-sekolah. Gubernur
Arkansas Asa Hutchinson mengatakan
hampir semua pegawai pemerintah diperintahkan tinggal di rumah. Pihak berwenang
mengatakan kondisi jalanan berbahaya.
Mereka melaporkan ada sekitar enam kecelakaan di jalan
dekat Louisville, Kentucky. Hurley mengatakan salju di Cincinnati menumpuk
setinggi 25 sentimeter sementara badainya menuju timur.
''Sasaran mereka Washington dan Baltimore,'' kata Hurley.
Badai akan diikuti oleh angin dari Artik, tambahnya, yang membawa suhu dingin
ke Amerika bagian timur pada Kamis atau Jumat.
Di Pennsylvania barat, tabrakan terjadi antara sebuah van
dan bus sekolah yang membawa 13 siswa. Beberapa orang dilaporkan terluka karena
insiden imbas jalan licin tersebut.
Sumber : Republika, 17.02.15.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar