03 Juni 2014

[030614.EN.SEA] High MOL Executive Says Profitability Is In Sight With Today's Rates

HARD as times are, they are not that bad for container shipping and profitability is within reach given current rates, says TK Konishi, senior vice president at Mitsui OSK Lines.

"Most carriers are still suffering from losses in the container sector, including us. But compared to last year, or after the Lehman shock, freight rates now are low, but can recover the cost of voyages. That's a fact," he said.

"We are not so far from the rate level where we can be profitable. That's the reason carriers can hang in there," Mr Konishi said in an interview with London's Containerisation International.

"Since summer last year, exports from Asia to Europe and the US have been stronger than the year ago level and intra-Asian trade has been growing quite well," he said.

There are problems, Mr Konishi said. "The underlying capacity is there. It's fair to say that this year may be better than last year, but perhaps there won't be a big turn around."

Even where carriers can control their lives, such as reducing costs, by building larger and more fuel efficient ships, brings its own problem - overcapacity.

"Because every carrier is trying to do his best to manage costs, carrier's build new ships and then comes another round of overcapacity. That's the kind of circle we've been in for the last two years," said Mr Konishi.

"Its not really the size of ships that matters, but the slot costs. We'll have 48 ships [of 13,000 - 14,000 TEU] by 2016 and only five of them ordered before the Lehman shock at high prices," he said.

"Those 48 ships are very cost competitive when compared to Maersk's 18,000-TEU, 19,000-TEU vessels. There is not much difference in slot costs between them," he said.

Maersk paid US$185 million for its 18,000-TEUers in 2011, higher than the $130 million - 150 million paid today for the same size ship.

"Maersk vessels are awfully expensive. Of course they have some edge in fuel costs but the difference is very small [between the P3 and G6 fleets] when slow steaming," he said.

Source : HKSG.

[030614.ID.BIZ] Garuda Indonesia Resmi Terbang Nonstop ke Eropa


TEMPO.CO, Jakarta - Garuda Indonesia resmi membuka rute penerbangan nonstop Jakarta-Amsterdam per Jumat dinihari, 30 Mei 2014. Peresmian dilakukan Presiden dan CEO PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar pada Jumat dinihari, beberapa menit sebelum pesawat penerbangan perdana lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta.

Hadir dalam peresmian dan pengguntingan pita di antaranya Duta Besar Indonesia untuk Belanda Retno L.P. Marsudi dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia Tjeerd F. de Zwaan. »Dengan penerbangan ini, kami sediakan jalan tercepat antara Jakarta-Amsterdam,” kata Emirsyah dalam sambutannya.

Dengan dibukanya rute penerbangan ini, Garuda Indonesia menjadi maskapai pertama yang melayani penerbangan langsung atau nonstop dari Indonesia ke Eropa. Selama ini Garuda Indonesia telah melayani penerbangan rute Jakarta–Amsterdam tapi dengan satu persinggahan di Abu Dhabi dengan menggunakan pesawat Airbus A330-200. (Baca: Akhir Mei, Garuda Buka Rute Jakarta-Amsterdam)

Untuk penerbangan langsung selama 14 jam dan menempuh jarak 14.490 km tanpa henti ini, Garuda Indonesia mengandalkan tunggangannya yang terbaru, yakni Boeing 777-300ER. Pesawat berbadan lebar yang mulai dibeli pada 2013 ini—sudah ada lima unit dan akan menjadi enam pada tahun ini dari sepuluh unit pemesanan seluruhnya—berkapasitas 314 penumpang.

Emir dalam keterangan tertulis sebelumnya mengatakan pengoperasian layanan penerbangan langsung Jakarta-Amsterdam merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk menghadirkan konektivitas tanpa batas (seamless connectivity). Selain itu, penumpang juga akan lebih banyak diuntungkan dengan ketersediaan penerbangan sambungan ke destinasi lain dari Amsterdam yang dilayani oleh anggota SkyTeam, aliansi maskapai-maskapai internasional yang diikuti Garuda Indonesia.

Penerbangan perdana ini mengangkut 225 penumpang. Merel Schulller, seorang mahasiswa asal Belanda, senang dengan adanya penerbangan langsung ini. »Sebelumnya kan harus transit di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Itu bisa makan waktu 1,5 jam sendiri,” katanya.

Retno, yang juga ikut dalam penerbangan perdana tersebut, berharap pembukaan penerbangan langsung ini semakin mendekatkan Indonesia dengan Belanda dalam hal kerja sama di segala bidang. »Selamat buat Garuda,” katanya. (Baca:Garuda Indonesia Akan Buka Penerbangan ke London)

Ketika mendarat di Bandara Schipol, Amsterdam, pesawat Garuda Indonesia mendapat sambutan cukup meriah. Di antaranya selebrasi berupa penyemprotan air ke badan pesawat.

Sumber : Tempo, 30.05.14.

02 Juni 2014

[020614.EN.SEA] Zim Narrows Quarterly Loss 45pc, Revenues Slip 5.8pc to US$867 Million


ISRAEL flag carrier Zim narrowed its net loss in the first quarter by 45 per cent to US$62 million as its pre-tax profit advanced year-on-year from a $6 million loss to $29 million gain, drawn on revenues of $867 million, down 5.8 per cent.

The troubled, indebted company, enjoyed a two per cent first quarter year-on-year volume increase to 617,000 TEU, but suffered a five per cent average freight decline to $1,213 per TEU.

"The results show continued improvement quarter on quarter and are in line with the industry average," the company said.

Zim's $3 billion restructuring will produce great improvements, said the company. The plan involves a $1.4 billion debt for equity exchange with creditors and its still subject to creditor and shareholder approval.

"With a dramatically improved balance sheet and cost structure, and the support of a committed workforce, the company is poised for a dramatic improvement in profitability over the coming year," said the company statement.

But Zim CEO Rafi Danieli said "employees must take their share of responsibility for the company's future and join in the effort to successfully complete the restructuring. Their co-operation is vital".

Zim said labour contracts signed when the company was a state-owned enterprise, now need to "address economic realities and the fiercely competitive environment".

As reported earlier, 99.7 per cent shareholder Israel Corp will inject $200 million, but it will reduce its stake to 32 per cent.

Source : HKSG.

[020614.ID.BIZ] KAI Cirebon Bidik Angkutan Batu Bara


TEMPO.CO, Jakarta - Setelah jalur ganda beroperasi, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi III Cirebon membidik angkutan batu bara yang saat ini masih menggunakan truk. Kepala Daerah Operasi (Daop) III Sukairi menyatakan sebenarnya PT KAI sudah siap jika diberikan mandat untuk mengangkut batu bara.

"Kami sudah mempunyai lokomotif dan gerbong yang cukup untuk mengangkut batu bara," ujar Sukairi kepada Tempo, Jumat, 30 mei 2014.

Saat ini, guna memenuhi kebutuhan listrik untuk industri tekstil di Bandung dan industri semen di Cilacap, para pengusaha batu bara menyuplai pasokan dari Kalimantan melalui pelabuhan Cirebon. Dari sana, pengangkutan batu bara diteruskan menggunakan truk menuju Bandung dan Cilacap.

"Salah satu keuntungan menggunakan kereta adalah kapasitas angkut cukup besar. Sekali angkut bisa mencapai 600 ton. Itu kalau menggunakan truk, sudah berapa truk yang dibutuhkan. Keuntungan lain adalah kecepatan," ujar Sukairi. (Baca: Mulai 1 Juni, Jadwal Kereta dari Jakarta Berubah)

Dari sisi fasilitas publik, kereta bisa mengurangi kepadatan lalu lintas jalan dan memperpanjang usia jalan. Selama ini angkutan logististik yang melebihi kapasitas dituding menjadi salah satu penyebab jalan menjadi cepat rusak.

Karena itu, Sukairi meminta dukungan pemerintah dan pengusaha batu bara untuk mulai memikirkan kemungkinan menggunakan kereta logistik sebagai angkutan. "Kalau pemerintah daerah menaruh perhatian dengan perawatan infrasruktur jalan, mereka seharusnya mulai berpikir untuk melakukan pembatasan terhadap truk yang overkapasitas," ujarnya.

Saat ini, untuk mendukung angkutan batu bara dari pelabuhan Cirebon itu, PT KAI, Pelindo, dan Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang membicarakan kemungkinan pembangunan rel yang bisa langsung menuju ke pelabuhan itu. Angkutan logistik menggunakan kereta dari pelabuhan Cirebon untuk saat ini masih memanfaatkan Stasiun Cangkring sebagai stasiun yang paling dekat dengan pelabuhan tersebut.

Untuk di Bandung, tutur Sukairi, fasilitas dry port Gedebage milik PT KAI sampai sekarang belum dimanfaatkan secara maksimal. (Baca: Rel Ganda, Ongkos Distribusi Diharapkan Terpangkas)

Sumber : Tempo, 30.05.14.

01 Juni 2014

[010614.EN.BIZ] American GDP Declines 1pc In First Quarter - First Time Since 2011

THE gross domestic product (GDP) of the United States declined one per cent in the first quarter - the first time since the first quarter of 2011, according to the US Commerce Department.

Analysts attributed the fall to the unusually harsh winter that slowed retail traffic and other commercial activity, as well as a slowdown in inventory buildup.

A consensus of economists' opinions was for a four per cent GDP rebound in the second quarter, as pent-up demand makes up for the first quarter stall, said American Shipper.

The Commerce Department also cited a six per cent decline in first quarter exports, compared to a 9.5-per cent rise in the fourth quarter of 2013.

Imports of goods and services increased 0.7 per cent, compared with an increase of 1.5 per cent in the fourth quarter. But imports count against GDP growth because they represent spending on goods and services not produced domestically.

Source :  HKSG.

[010614.ID.BIZ] Ini Cara Paling Ampuh Untuk Selamatkan Account Facebook



Merdeka.com - Di tahun 2013 lalu, Facebook merilis satu fitur yang dinamakan Trusted Contact . Berikut cara mudah untuk mengatur dan menggunakan fitur Trusted Contact tersebut.

Trusted Contact memiliki fungsi untuk memudahkan pengguna Facebook ketika mereka tidak bisa mengakses account Facebooknya baik karena lupa password ataupun kejadian yang lain.

Fitur baru ini akan mengirimkan kode keamanan kepada lima teman yang dipercaya pengguna account Facebook tersebut. Lima teman di jejaring sosial Facebook tersebut juga akan dipilih oleh si pengguna sendiri.

Untuk membuka dan melakukan recovery account Facebook, Anda nantinya harus memasukkan minimal tiga kode keamanan yang dikirim ke lima account Facebook teman kepercayaan Anda.

Untuk mengatur dan menggunakan fitur ini cukup mudah. Pertama-tama adalah menekan tombol Setting yang terletak di bagian kanan atas dan mengakses laman bertuliskan Security Setting kemudian Trusted Contact dan Edit.

Dalam laman Trusted Contact itu akan muncul penjelasan serta link lain yang bertuliskan "Choose Trusted Contact." Ketika Anda mengakses link tersebut, maka akan muncul pop-up yang menjelaskan secara singkat tentang fitur tersebut, kemudian tekan tombol Choose Trusted Contacts.

Setelah menekan tombol tersebut, kembali akan muncul pop-up baru dengan kolom kosong yang dapat diisi dengan nama-nama siapa saja yang akan Anda kirimi kode rahasia tersebut. Nama-nama orang yang Anda percaya itu tentunya yang sudah ada di dalam daftar pertemanan Anda. Setelah selesai klik tombol Confirm.

Ketika Anda selesai menekan tombol Confirm, maka secara otomatis Facebook akan mengirimkan informasi bahwa mereka telah terpilih oleh Anda sebagai pemegang 'kunci rahasia.'

Jadi dapat diibaratkan, apabila Anda ingin bepergian dan secara tidak sengaja kunci rumah Anda hilang atau jatuh, dengan fitur tersebut, Anda masih dapat memasuki rumah seperti biasanya. Selamat mencoba.

Sumber : Merdeka, 31.05.14.

31 Mei 2014

[310514.EN.AIR] Light Plastic Boxes Cut Lufthansa Fuel Burn by 2,000 Tonnes a Year


GERMANY's Lufthansa Cargo is switching to lightweight LD3 containers to save fuel and reduce carbon dioxide emissions to reach its goal of cutting CO2 by one quarter over 15 years to 2020.

The LD3 boxes are made of composite materials that make them 14 kilogrammes lighter, a weight saving of seven million kilos and an annual 2,000-tonne reduction in fuel consumption with the movement of 500,000 containers.

"The new, lighter containers are still extremely robust and strong in spite of being mostly plastic," said board member operations at Lufthansa Cargo Karl-Rudolf Rupprecht, reported Atlanta area Air Cargo World.

"Replacing all of our LD3 standard containers brings us a good deal closer to our goal of reducing our specific CO2 emissions by a quarter by 2020 compared to 2005."

Source : HKSG.