31 Maret 2015

[310315.EN.SEA] Yang Ming Back in Black With US$13 Million Profit As Revenues Rise 13pc

TAIWAN's Yang Ming Marine posted a profit of TWD411 million (US$13 million) for 2014, returning to the black from the 2013's TWD2.9 billion, as 2014 revenues of TWD134.7 billion increased 13 per cent.

The company also posted an 11 per cent increase in container throughput to 3.97 million TEU in 2014, reported IHS Maritime 360. Profit was attributed to higher freight rates since the third quarter and reduced oil prices in the last.

Yang Ming also introduced measures to save bunker consumption, adjusted the loading structure, and controlled cost strictly, which resulted in a 11 per cent annual growth of cargo throughput but only five per cent increase of operations cost, said the carrier.

The carrier also said it would explore new markets and cargo sources in 2015. With the deployment of 14,000-TEU ships and low oil price, the company expects to do better this year.

Separately, the 4,662-TEU YM Excellence built by CSBC Corp was recently named at a ceremony held at the Kaohsiung yard.

The ship is the fourth of five same-size vessels from the same yard. It is 259 metre long, 37.3 metres wide, has 400 reefer plugs, draws 12.8 metres and cruises at 22.9 knots.

The YM Excellence will be deployed in the CPX Service (China-Pakistan Express) on the following rotation: Shanghai. Ningbo, Shenzhen-Shekou, Singapore, Karachi Mundra Ports, Kelang, Singapore, Singapore, Hong Kong and back to Shanghai.


Source : HKSG.

[310315.ID.BIZ] Tol TRANS SUMATERA: HK Minta Tambahan Modal Rp5 Triliun

Bisnis.Com, JAKARTA-- PT Hutama Karya menyatakan pihaknya akan meminta tambahan modal sebesar Rp5 triliun kepada pemerintah melalui penyertaan modal negara pada tahun depan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan fisik jalan tol Trans Sumatera.

Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) I Gusti Ngurah Putra mengatakan tambahan modal itu rencananya akan digunakan untuk membangun dua ruas tol Trans Sumatera yaitu Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 150 km dan Pekanbaru-Kandis-Dumai dengan total panjang 135 km.

"Tahun depan rencananya kita akan ajukan PMN Rp5 triliun yang akan digunakan untuk menggejot pembangunan fisik dua ruas Trans Sumatera," kata Putra pada akhir pekan lalu.

Menurutnya, pihaknya sangat membutuhkan adanya tambahan modal dari pemerintah karena untuk membangun kedua ruas tersebut dibutuhkan biaya yang cukup besar.

Berdasarkan data dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tercatat biaya yang dibutuhkan untuk membangun kedua ruas tersebut hampir mencapai Rp35 triliun.Putra mengaku optimistis apabila usulan penambahan modal ini disetujui oleh pemerintah, maka proses pembangunan kedua ruas tersebut bisa dilaksanakan sesuai target yaitu pada tahun 2017 dan bisa beroperasi penuh pada 2019.

Mengenai proses penandatanganan PPJT untuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dan Pekanbaru-Kandis-Dumai , dia menyatakan prosesnya baru akan dilaksanakan setelah revisi Perpres No.100/2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera telah diterbitkan.

"Revisi Perpres itu dibutuhkan karena Perpres yang sudah ada sekarang ini hanya menugaskan kpad HK, sehingga dibutuhkan perpres baru kalau pemerintah mau mensinergikan BUMN lainnya dengan HK dalam membangun Trans Sumatera," jelasnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No.100/2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera,PT Hutama Karya ditugaskan oleh pemerintah untuk membangun empat ruas tol Trans Sumatera yang menjadi prioritas.

Keeempat ruas tersebut yaitu Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Kandis-Dumai, dan Bakauheni-Terbanggi Besar. Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan pemerintah akan mensinergikan sejumlah perusahaan BUMN lainnya untuk membantu HK dalam membangun jalan tol Trans Sumatera.

Sejumlah perusahaan BUMN yang akan dilibatkan antara lain adalah PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya, dan PT Waskita Karya.

Sumber : Bisnis Indonesia, 31.03.15.



30 Maret 2015

[300315.EN.LOG] Union Pacific Must Pay Damages To Alleged Whistleblower: Regulator

THE Union Pacific Railroad (UP) must pay US$350,000 in punitive damages and legal fees to a locomotive engineer who allegedly was disciplined for reporting workplace injuries and seeking medical attention, according to federal regulators.

But UP spokesman Aaron Hunt: "Union Pacific strongly disagrees with OSHA's [Occupational Safety and Health Administration] findings in this case. We will appeal."

This came after the OSHA ruling that said it was the third time since 2011 that the railroad had violated whistleblower provisions of the Federal Railroad Safety Act at its yard in North Platte, Nebraska, according a press release from the federal regulator.

The regulator said the Omaha-based railway had retaliated against the 35-year employee after he reported injuries sustained in a December 2013 collision and received medical attention.

The company has been ordered to remove disciplinary information from the employee's personnel record and provide information about whistleblower rights to all its employees, reported American Shipper.

Said OSHA spokeswoman Marcia Drumm: "It is disheartening that this employee faced disciplinary action because he sought needed medical attention for a work-related injury. Union Pacific's actions are indicative of a culture that doesn't show concern for safety.

"Whistleblower protections play an important role in keeping workplaces safe. It is not only illegal to discipline an employee for reporting an injury and seeking medical attention, it puts everyone at risk," Ms Drumm said.


Source : HKSG.

[300315.ID.OTH] Gempa Besar 7,7 SR Guncang Papua Nugini, Tsunami Mengancam


Kabar24.com, JAKARTA - Gempa besar berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) mengguncang Pasifik Selatan Papua Nugini, berpotensi memicu gelombang tsunami berbahaya di garis pantai Pasifik.

Seperti dilansir The Wall Street Journal, gempa berada pada kedalaman 65 kilometer (40 mil), sekitar 50 kilometer (30 mil) tenggara dari kota Kokopo di timur laut Papua Nugini.

The Pacific Tsunami Warning Center mengatakan gelombang tsunami yang berbahaya dimungkinkan bagi pantai yang terletak dalam radius 1.000 kilometer (620 mil) dari Kokopo. Termasuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon di dekatnya.

Pusat peringatan tsunami mengatakan potensi gelombang tsunami mencapai 1 sampai 3 meter (3 sampai 10 kaki) yang mungkin bagi garis pantai Papua New Guinea.

Para pejabat di ibu kota, Port Moresby, bekerja untuk menghubungi rekan-rekan mereka di provinsi luar. Namun, kata Martin Mose, Direktur Pusat Bencana Nasional Papua Nugini, belum ada laporan kerusakan atau cedera dalam waktu satu jam setelah gempa tersebut.

"Situasi tampaknya berada di bawah kendali pada tahap ini," katanya.

Chris McKee, Asisten Direktur Observatorium Geofisika di Port Moresby mengatakan gempa tersebut menyebabkan guncangan yang kuat dan cukup untuk menjatuhkan barang-barang dari rak-rak lemari di Kokopo. Tetapi belum ada laporan tentang kerusakan.

Pada sore hari, masih ada penampakan aktivitas gelombang yang tidak biasa dan pejabat tidak yakin apakah tsunami terjadi. "Jika ada tsunami, itu akan berdampak pada garis pantai terdekat."

Gelombang tsunami kurang dari 0,3 meter (1 kaki) bisa memukul negara-negara pulau Pasifik lainnya seperti, Jepang, Australia, Filipina, Indonesia dan Hawaii.

Gempa bumi sering terjadi di Papua Nugini. Negara ini terletak di "Cincin Api" pusaran gempa dan gunung berapi aktif yang membentang di sekitar Pasifik.


Sumber : Bisnis Indonesia, 30.03.15.

29 Maret 2015

[290315.EN.SEA] Panama Canal Reports 'Unusual Increase' In Ships Waiting To Transit

THE Panama Canal is reporting an "unusual increase in the number of vessels awaiting transit during the past few weeks".

Several measures have been implemented to reduce the backlog, such as the suspension of all maintenance work and the addition of locks personnel, reports GAC Hot Port News.

To increase scheduling flexibility, the number of JIT [Just In Time] transit slots for "supers" more than 90-foot abeam (27 metres) will be reduced to one per direction. "Vessels that have previously been confirmed a JIT transit slot will be honoured," said the authority.

The Panama Canal Authority is closely monitoring the current situation and will implement further measures as deemed necessary to reduce the backlog.


Source : SN-TR.

[290315.ID.SEA] Ratusan Kontainer Terlantar, Menteri Jonan Dan Susi Diminta Turun Tangan

Bisnis.com, JAKARTA--Asosiasi logistik dan forwarder Indonesia (ALFI) mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan koordinasi terkait kegiatan pemeriksaan kontainer berpendingin (refeer) komoditi hasil laut yang menyebabkan terlantarnya ratusan  kontainer jenis itu di Pelabuhan Makassar, sejak sepekan terakhir ini.

Oleh sebab itu, pengusaha meminta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti turun tangan.

Ketua Umum DPP ALFI,Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, asosiasinya menerima keluhan dari pelaku forwarder dan pelayaran terkait kegiatan pemeriksaan oleh instansi terkait dan penegak hukum di laut terhadap kontainer refeer berisi ikan laut untuk pengapalan ekspor maupun kegiatan antar pulau (domestik) di Pelabuhan Makassar.

"Pelaku usaha di Makassar resah, khususnya para forwarder yang menangani kegiatan kontainer refeer ikan laut untuk ekspor maupun domestik. Sebab kini mayoritas perusahaan pelayaran tidak bersedia angkut, karena khawatir  kapal kapal mereka di tahan dan ikut di periksa oleh aparat," ujarnya kepada Bisnis.com, Minggu (29/3/2015).

Yukki mengatakan, pihaknya menerima pengaduan dari pelaku logistik dan forwarder di Pelabuhan Makassar supaya kegiatan pemeriksaan jangan sampai menghambat proses pengapalan karena dapat mengganggu iklim bisnis di pelabuhan.

Dia mengatakan, pengapalan kontainer refeer ikan laut oleh perusahaan pelayaran juga diwajibkan mengantongi surat izin penangkapan ikan (SIPI), padahal pelayaran yang melayani pengangkutan kontainer refeer tersebut merupakan kapal jenis kargo.

"Harusnya disosialisasikan terlebih dahulu soal izin SIPI bagi kapal kargo pengangkut kontainer refeer ikan tersebut. Namun dilapangan sudah dilakukan penindakan sehingga banyak kontainer jenis itu tidak bisa terangkut oleh pelayaran,"paparnya.

DPP ALFI, kata dia,meminta Pemerintah lebih bijak dalam menerapkan aturan sehingga tidak berdampak pada terhambatnya kegiatan logistik dari dan ke pelabuhan.

"Menurut informasi sampai saat ini ada ratusan kontainer refeer bermuatan ikan laut yang tertahan di Pelabuhan Makassar belum bisa dikapalkan untuk ekspor maupun domestik,"paparnya.


Sumber : Bisnis Indonesia, 29.03.15.

27 Maret 2015

[270315.EN.SEA] Cosco Launches Adriatic-Greece-Turkey Service From Rijeka

CHINA Ocean Shipping Co (Cosco) new Adriatic-Greece-Turkey service (AGT) has started calling at Adriatic Gate Container Terminal (AGCT), International Container Terminal Services Inc (ICTSI) facility in the Port of Rijeka in Croatia.

Rijeka's AGCT is the first port of call of the service that directly connects the city with Greek and Turkish ports, and also links the northern Adriatic ports with Piraeus, Greece.

For Rijeka, the AGT service presents huge trade opportunities, especially for imports.

Three vessels are deployed on the service that calls at Rijeka once a week. The service also plies the ports of Piraeus, Koper, Venecija, Ancona, Thessaloniki, Istanbul Ambarli, Istanbul Haydarpasa, Yilport Gebze and Izmir.

Source : HKSG.