04 Agustus 2020

[040820.ID.BIZ] Riset UI: Ekosistem Gojek Menyumbang Rp 104,6 Triliun ke Ekonomi Indonesia di 2019

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dampak ekosistem Gojek ke perekonomian cukup besar. Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD UI) menyebut, pada tahun lalu ekosistem Gojek dari lima layanan (GoFood, GoPay, GoSend, GoCar dan GoRide) menyumbang Rp 104,6 triliun ke ekonomi Indonesia.

Rinciannya, kontribusi langsung sebesar Rp 87,1 triliun, dihitung dari selisih pendapatan mitra sebelum dan sesudah bergabung ke ekosistem Gojek. 

Lalu, multiplier effect sebesar Rp 17,5 triliun pada sektor-sektor UMKM yang berada di luar ekosistemnya, dihitung dari selisih pendapatan UMKM sebelum dan setelah Gojek beroperasi di sebuah kota. 

"Bila menggunakan metode perhitungan pendapatan domestik bruto (PDB), nilai produksi di ekosistem digital Gojek selama tahun 2019 setara dengan 1% PDB nasional Indonesia," kata Alfindra Primaldhi, peneliti LD UI dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8). 

Alfindra juga menyebutkan, hasil riset ini menunjukkan peran ekosistem ekonomi digital membantu UMKM, khususnya usaha mikro, untuk bertahan di masa pandemi. 

Kondisi pandemi ini menguji resiliensi (ketahanan), dan kemampuan adaptasi para pelaku usaha di masa krisis. Salah satu adaptasi itu adalah mengubah usaha tradisional menjadi usaha digital.

"Tampak juga bahwa para pelaku usaha cukup realistis melihat dampak panjang dari pandemi, namun mereka juga tetap optimis bahwa dengan berada dalam suatu ekosistem digital, usaha mereka dapat tetap tumbuh kedepannya, dan penghasilan mereka kembali seperti sebelum pandemi," ujar Alfindra.

Riset LD UI juga menunjukkan bagaimana GoFood menjadi penyangga ekonomi bagi mereka yang penghasilannya terdampak pandemi terutama pegawai swasta. 

Riset menemukan 40% mitra GoFood yang disurvei baru bergabung saat pandemi Covid-19 (sejak Maret 2020). Di antara mitra tersebut, 94% adalah pengusaha skala mikro. Lebih rinci lagi, 43% di antara mereka merupakan pengusaha yang pertama kali mulai berbisnis. 

Riset ini juga menunjukkan bahwa sektor swasta turut terkena dampak dari pandemi. Proporsi mitra GoFood baru yang berasal dari pegawai swasta adalah sebesar 24%, sedangkan sebelum pandemi proporsi mitra dari pegawai swasta hanya 18%. 

Selain itu, mitra yang tidak punya pengalaman usaha sebelumnya meningkat hampir dua kali lipat menjadi 43% dibandingkan pendaftar sebelum pandemi. "Maka, tampak bahwa usaha kuliner menjadi sumber penghasilan alternatif bagi orang-orang yang kehilangan, atau mengalami penurunan penghasilan selama pandemi. Keberadaan ekosistem ekonomi digital seperti Gojek mempermudah akses bagi pengusaha pemula," jelas Alfindra. 

Riset LD UI juga menemukan, mayoritas mitra UMKM menganggap mereka mampu beradaptasi di situasi pandemi karena berada di ekosistem Gojek. 

UMKM yang merasa mampu beradaptasi selama pandemi dengan menjadi mitra adalah 92% mitra UMKM GoFood, 97% mitra UMKM social seller pengguna GoSend, dan 89% mitra UMKM GoPay. 

Para mitra menganggap solusi teknologi dan non teknologi dari Gojek membantu keberlangsungan usaha mereka. Mitra UMKM GoFood merasakan manfaat dari fitur teknologi pengaturan promosi mandiri (68%) dan periode promosi (51%).

Sementara mitra UMKM social sellers pengguna GoSend merasakan manfaat dari fitur Layanan GoSend dalam kota (77%) dan layanan GoSend antar-kota (32%). Sedangkan, mitra UMKM GoPay merasakan manfaat dari fitur penerimaan pembayaran non tunai (75%) dan aplikasi GoBiz (49%). 

Dalam waktu kurang dari 3 bulan, UMKM kuliner dan non-kuliner yang baru bergabung ke ekosistem Gojek mendapatkan keterampilan baru yaitu skill berjualan online (77%), pemanfaatan media sosial untuk bisnis (48%), dan kreativitas dalam pemasaran (45%). 

Kemampuan mitra untuk bertahan dan beradaptasi bersama Gojek membuat 90% mitra UMKM cenderung optimistis bisa pulih dan tumbuh ke depannya dengan terus bersama Gojek. Mayoritas UMKM berencana tetap bermitra dengan Gojek secara jangka panjang.

Sumber : Kontan, 04.08.2020.

03 Agustus 2020

[030820.EN.AIR] Covid-19 Leads to More Digital Cargo Bookings at Air France KLM

AIR France KLM Martin Air Cargo (AFKLMP) has noted an increase in the use of its digital booking services since the outbreak of the coronavirus.

The cargo airline group said that in June its online sales percentage reached 60 per cent for the first time. In the US, its online sales percentage reached over 50 per cent, an all-time record.

And visits to its myCargo booking portal have increased by 40 per cent in the last two months.

AFKLMP said that it had also started directly connecting myCargo to its customers' systems through APIs. In the future, it is also considering linking into third-party air cargo booking portals.

"This direct [API] connection makes it very easy for customers to make bookings and access other services, ensuring great efficiency and optimum time-to-market.

"We are also exploring further connectivity with stakeholders in the logistics value chain, including third party-portals."

The group also highlighted its on-going network re-build over recent months, following the grounding of many passenger flights due to the Covid-19 outbreak.

The airline has now resumed flights between Paris CDG and Vancouver, Toronto, San Francisco, Miami and Santiago de Chile.

From its Amsterdam Schiphol hub flights have been recently resumed to Washington DC, San Francisco, Vancouver and Calgary.

And recently, it added Paris to Lima and Amsterdam to Jakarta, as well as Cartagena and Montreal.

AFKLMP will also be increasing flight frequency to numerous destinations over the coming weeks, including Atlanta, Vancouver, Mexico City, Lima, Sao Paulo, Bangkok, Bangalore, Delhi, Reunion, Fort-de-France, Pointe-a-Pitre and Cayenne, reports London's Air Cargo News.

GertJan Roelands, senior vice president of sales and distribution at AFKLMP Cargo, said: "We will keep striving to enhance the service we offer customers, regularly adding new destinations and frequencies to our cargo network and enhancing our range of digital services. Our ambition is to offer an optimum customer experience and to be industry leader in this regard."

Source : HKSG / Photo : afklcargo.

[030820.ID.BIZ] Pemerintah Dituding Sengaja Lepas Bukopin ke Asing

indopos.co.id – Pemerintah diduga sengaja memberikan jalan dikuasainya Bank Bukopin oleh asing hingga berefek pada terdelusinya saham pemerintah di bank tersebut. 

Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Ferry Juliantono mengemukakan, hingga waktu yang ditentukan, pemerintah baik melalui BUMN atau apapun ternyata tidak menempatkan modal untuk pembelian saham di Bukopin. Hal inilah yang menjadi dasar dugannya bahwa pemerintah membiarkan Bukopin dikuasai asing. 

“Akhirnya saham pemerintahpun menjadi berkurang,” kata Ferry, Kamis (30/7) 

Ia menekankan, bila pemerintah punya niat menyelamatkan Bukopin, tentunya tidak akan membiarkan Bukopin dikuasai KookMin Bank yang notabenenya berasal dari Korea. 

“Pemerintah seharusnya bisa menempatkan kepentingan nasional ya di atas segalanya. Baik untuk melindungi kepentingan nasabah Bukopin maupun yang menyangkut kepemilikan saham nasional Bukopin,” tegasnya.

“Kami menduga Ada kesengajaan yang dilakukan untuk memberikan jalan Kook Min Korea menguasai saham mayoritas di Bukopin saat nilai saham Bukopin per lembar sahamnya sangat murah,” lanjut Ferry. 

Lebih jauh Ferry mengungkapkan, Dekopin bersama induk-induk koperasi akan kembali menyuarakan pentingnya Bukopin tak dikuasai asing.

“Kami dari Gerakan Koperasi sangat menyesalkan pembicaraan yang dilakukan pemerintah sehingga bukopin dikuasai asing. Dalam waktu dekat kami akan kumpul bersama dengan Induk Induk Koperasi utk menentukan sikap,” imbuhnya. 

Diketahui Kookmin Bank menjadi pemegang saham terbesar PT Bukopin Tbk pascaselesainya proses penawaran umum terbatas (PUT) V melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Dengan porsi kepemilikan 33,90 persen, Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali. Sementara Bosowa memiliki saham sebesar 23,40%. Adapun pemerintah yang sebelumnya memegang saham 8,9 persen terdilusi menjadi 6.37 persen.

Sebelumnya induk-induk koperasi Jumat (24/7) lalu berunjukrasa ke OJK memprotes sikap pemerintah yang terkesan membiarkan Bukopin dikuasai Kookmin Bank. Pemerintah dipandang seharusnya mampu menunjuk BUMN menempatkan sahamnya dan membenahi Bukopin. (yay) 

Sumber : indopos, 30.07.2020.


02 Agustus 2020

[020820.EN.SEA] Inbound Containers at US West Coast Ports Down 8pc in June: PMSA

PACIFIC Merchant Shipping Association (PMSA), which represents shipping lines and marine terminals, says that the big five US west coast ports saw an 8 per cent drop in inbound loads in June, compared to the same month in 2019, but by margins much "less ghastly" than May's collapse of 15 per cent. 

But PMSA said the 1.9 per cent increase at the port of Oakland was "pretty much all the good news" for US west coast ports. 

Together, the two San Pedro Bay ports of Los Angeles and Long Beach handled 8 per cent fewer loaded inbound TEU than they had a year earlier. Long Beach saw 9.3 per cent decline in inbound TEU, while neighbouring Los Angeles was down 6.8 per cent. 

PMSA said the story was even more dismal farther to the north, where the Northwest Seaport Alliance of Seattle and Tacoma saw their combined imports fall by 15.1 per cent year on year from June 2019. 

The results for exports were even worse as outbound loads through the big five USWC container ports were off by 13.3 per cent from a year earlier. Los Angeles saw a 21.3 per cent decline, Long Beach was down 12.2 per cent, Oakland fell 5.7 per cent and the NWSA dropped 8 per cent. 

In its report, the PMSA also drew attention to the loss of the Asian market, saying the May figures on containerised imports arriving at US mainland ports from east Asia were "not encouraging" for US west coast port officials. 

The Ports of Los Angeles and Long Beach saw their combined share of containerised import tonnage from east Asia decline to 42 per cent from 44.4 per cent a year earlier. At the same time, their collective share of containerised import value slipped to 50.1 per cent from 51.6 per cent," PMSA said. 

Regarding exports, it said the San Pedro Bay ports' share of containerised export tonnage to east Asia slid to 32.1 per cent from 36.3 per cent a year earlier, while their combined share of the value of those containerised imports dropped to 40.5 per cent from 43.5 per cent. 

Oakland experienced "sizable" year-on-year upticks in both its import tonnage and value tonnage shares, while the two NWSA ports saw their shares of US containerised export tonnage rise even though their share of the value of those shipments dipped slightly. 

While awaiting June figures from US east coast ports, the PMSA said Long Beach remained the nation's container port with the highest throughput for the month of May with total throughput of 628,205 TEU, while Los Angeles had 581,665 TEU, and the Port of New York-New Jersey placed third with 537,412 TEU. 

Long Beach was also the country's busiest container port in May with 446,146 loaded TEU, outdistancing the 410,705 loaded TEU handled by Los Angeles and the 361,456 TEU at PNYNJ.

Still, the year-to-date totals for the first five months of the year show Los Angeles retaining its number one standing, with 3.07 million TEU in total, followed by PNYNJ in second at 2.85 million TEU, and Long Beach in third with 2.83 million TEU, reports London's Lloyd's Loading List.

Source : HKSG.

[020820.ID.BIZ] Indonesia Dalam Bayang Resesi, Ini Kata Ekonomi Core

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus corona atau Covid-19 telah menghantam segala aspek kehidupan manusia termasuk sektor ekonomi. Akibatnya, resesi ekonomi melanda sejumlah negara.

Penguncian dan pembatasan sosial ketat yang berlaku di banyak negara untuk membendung penyebaran virus corona membuat roda perekonomian tidak berputar secara normal. Sebut saja, Amerika Serikat (AS).

Ekonomi negeri AS pada kuartal II-2020 mencapai -32,9%. Dengan ekonomi yang minus ini, AS masuk jurang resesi karena kuartal I 2020 mengalami pertumbuhan -5%.

Selain AS, sejumlah negara juga telah masuk dalam jurang resesi, Jerman, Hong Kong, Singapura, dan Korea Selatan.

Hong Kong juga mengalami pertumbuhan ekonomi negatif pada kali kedua, yakni Kuartal 1-2020 -9,1% dan Kuartal 2-2020 -9%.

Adapun sebelumnya, Korea Selatan juga mencatat pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2020 sekitar -1,3% dan Kuartal 2-2020 -3,3%. Disusul juga  Singapura yang melaporkan terjadinya krisis karena pertumbuhan di kuartal I dan Kuartal II mengalami pertumbuhan ekonomi negatif yakni -3,3% dan Kuartal 2-2020 mencapai -12,6%.

Ekonom Core Piter Abdullah menilai, menjelang pengumuman Badan Pusat Statistik di bulan Agustus 2020, Indonesia juga tinggal menunggu waktu untuk dinyatakan secara resmi masuk dalam jurang resesi atau tidak. Sebab, akibat Covid-19, berbagai negara juga terkena dampak tak terkecuali di Indonesia.

Namun, Piter mengatakan, meski banyak negara tertentu yang sangat bergantung kepada ekspor pasti akan terseret lebih dalam. Sebab, selain terjadi wabah di domestik, ekspornya juga ikut menurun akibat lesunya ekonomi global.

“Tapi Indonesia bukan negara seperti itu. Kita tidak bergantung Ekspor,” ujar Piter saaat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (2/8).

Sehingga, menurutnya, resesi yang terjadi di AS dan di banyak negara lainnya tidak akan memperburuk perekonomian Indonesia.

“Dampak resesi di berbagai negara termasuk AS sudah kita rasakan, dimana ekspor kita sudah menurun. Sehingga tidak akan berdampak lebih besar lagi. Perekonomian kita juga sudah terkontraksi, khususnya karena Covid-19 yang menyebabkan konsumsi dan investasi kita menurun,” tambah Piter.

Sehingga, meskipun Indonesia sudah dipastikan akan ikut mengalami resesi, tetapi kontraksi ekonomi Indonesia yang dialami saat ini diyakini tidak akan sedalam negara-negara maju.

“Sekali lagi karakteristik negara Kita yang lebih bergantung kepada konsumsi ketimbang ekspor menyebabkan kontraksi ekonomi menjadi lebih ringan karena konsumsi walaupun mengalami kontraksi tidak akan sampai terlalu dalam,” katanya.

Apalagi, masyarakat di Indonesia bagaimanapun tetap akan melakukan konsumsi terutama dengan adanya berbagai bantuan dari pemerintah.

Sumber : Kontan, 02.08.2020.

01 Agustus 2020

[010820.EN.BIZ] Amazon Air Starts Operating at LAL Regional Air Hub in Florida

CARGO carrier Amazon Air, formerly known as Amazon Prime Air, has commenced operations at its new regional air hub located at Lakeland Linder International Airport (LAL) in Florida. 

Sarah Rhoads, vice president of Amazon Global Air, commented: "We are excited to launch our Amazon Air operations at LAL so we can continue to deliver the fast, free shipping our customers in Florida and across the country depend on during this time."

The development of the regional air hub received "ample support" from LAL, state and local economic development partners and elected officials.

Governor Ron DeSantis said: "This new location represents Amazon Air's largest facility in the Southeast and will drive increased investment and commerce in the region and create hundreds of jobs. We look forward to collaborating with innovative companies such as Amazon to provide continued opportunities for growth and prosperity in our state." 

City of Lakeland mayor Bill Mutz added: "We anticipate this community partnership will benefit central Florida with enhanced technology and growing commerce. The City Commission and I are grateful for the exemplary work performed by our airport team, numerous city departments, and our partners at the FAA and Florida Department of Transportation for making this project a reality." 

In May this year, Amazon Air announced plans to open a regional air hub at San Bernardino International Airport (SBD). The 660,000 sq ft facility is being built through a partnership with the airport and developer Hillwood Enterprises. 

The e-commerce giant has also announced a series of cargo hub developments over the last few years as it looks to support its rapidly growing air cargo network. They include Chicago Rockford, Baltimore/Washington International, Miami, Dallas and its main hub at Cincinnati/Northern Kentucky International Airport. 

Amazon said in June it will expand its cargo capacity by leasing 12 Boeing 767-300 converted cargo aircraft for ten years, with options to extend the leases for three additional years, from aviation leasing firm Air Transport Services Group (ATSG).

When delivered, the 12 leased aircraft will boost Amazon's existing fleet to 82 aircraft. Amazon said that one of the new aircraft started operations in late May and the remaining 11 will be delivered in 2021, according to London's Air Cargo News.

Source : HKSG.

[010820.ID.BIZ] Ribuan Orang di Berlin Jerman Memprotes Penerapan Pembatasan Akibat Virus Corona

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Ribuan orang berbaris di Berlin pada hari Sabtu untuk memprotes tindakan yang diberlakukan di Jerman untuk membendung pandemi virus corona dengan mengatakan mereka melanggar hak dan kebebasan masyarakat. 

Menurut Polisi setempat, aksi tersebut diperkirakan diikuti oleh 17.000 orang, termasuk libertarian, loyalis konstitusional dan aktivis anti-vaksinasi. Ada juga kehadiran barisan sayap kanan dengan beberapa demonstran membawa bendera hitam, putih dan merah kekaisaran Jerman. 

Para pengunjuk rasa menari dan menyanyikan "Kami adalah orang-orang bebas!" Dengan irama band rock Queen's ‘We Will Rock You’. Yang lain berbaris dengan plakat bertuliskan ‘Kami membuat suara karena Anda mencuri kebebasan kami!’ Dan ‘Jangan berpikir! Jangan memakai masker! ’.

"Tuntutan kami adalah kembali ke demokrasi," kata seorang pemrotes yang menolak menyebutkan namanya. "Masker yang memperbudak kita harus pergi." 

Protes menyusul seruan dari Michael Ballweg, seorang pengusaha yang telah mengorganisir aksi serupa di Stuttgart dan saat ini sedang merusaha untuk menjadi walikota kota barat daya. 

Setelah keberhasilan awal Jerman dalam mengendalikan pandemi, infeksi meningkat lagi. Lebih dari 200.000 orang telah menangkap COVID-19 dan hampir 1.000 telah meninggal karenanya.

Sebagian besar orang di Jerman menghormati langkah-langkah yang diberlakukan termasuk mengenakan masker di toko-toko, sementara pemerintah baru saja melakukan tes wajib bagi wisatawan yang kembali dari daerah berisiko tinggi. Tapi minoritas vokal menentang pembatasan.

Sumber : Kontan, 01.08.2020.