04 Januari 2015

[040115.ID.AIR] Rute Air Asia Surabaya-Singapura Dibekukan, ASITA Sebut Minat Berwisata Tetap Tinggi

Bisnis.com, JAKARTA—Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies atau Asita menilai pembekuan izin rute penerbangan Air Asia Indonesia jurusan Surabaya-Singapura tak mengurangi minat masyarakat untuk bervakansi.

Ketua Asita Asnawi Bahar mengatakan kecelakaan yang dialami oleh pesawat Air Asia QZ8501 merupakan musibah yang bisa dialami oleh maskapai manapun. Apalagi, moda transportasi udara saat ini menjadi pilihan utama masyarakat karena lebih efisien.

"Musibah kecelakaan ini tidak terlalu berpengaruh bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan pesawat. Bagaimanapun masyarakat tetap memilih pesawat untuk menghemat waktu," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (4/1/2015).

Kendati demikian, dia tak menampik kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501 akan mempengaruhi kinerja perusahaan yang menyediakan penerbangan murah (low cost carrier) tersebut.

"Penurunan Air Asia bisa terjadi sekitar 6 bulan ke depan. Setelah itu, menurut saya, permintaan masyarakat untuk terbang dengan Air Asia akan kembali normal," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU.008/1/1/DRJU-DAU-2015 tanggal 2 Januari 2015.

Pembekuan tersebut terjadi lantaran PT Air Asia telah melanggar persetujuan penerbangan rute Surabaya-Singapura yang ditetapkan pada hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. PT Air Asia justru melakukan penerbangan pada Minggu pagi.


Sumber : Bisnis Indonesia, 04.01.15.

03 Januari 2015

[030115.EN.SEA] Kenya Seeking Operator For 2nd Box Terminal at Mombasa Port

STATE-RUN Kenya Ports Authority (KPA) is seeking a concessionaire to operate the first phase of a second terminal it is building at its main Mombasa port to handle increased cargo traffic within the east Africa region.

KPA said in an advertisement in the Daily Nation newspaper the first phase of the US$300 million terminal will comprise two berths which are due to be handed over by the contractor in March 2016, Reuters reported.

By 2016 the new terminal is projected to have a capacity of 450,000 TEU that is set to rise to 1.2 million TEU by 2019.

The Indian Ocean port, which is the biggest in east Africa and the region's trade gateway, handles fuel and consumer good imports as well as exports of tea and coffee for landlocked neighbours such as Uganda and South Sudan.

The port expects to handle 14 per cent more cargo this year, helped by its expanded capacity and a marketing drive. Port managing director Gichiri Ndua said in November that cargo throughput was expected to reach 25.5 million tonnes this year, up from 22.31 million in 2013.

The nation is also building a second port in Lamu, north of Mombasa, with an annual capacity of 23 million tonnes of cargo, the report added.


Source : HKSG.

[030115.ID.BIZ] Bangun 15 Kapal Tunda, PELINDO MARINE (PMS) Investasi Rp1,25 Triliun

Bisnis.com, SURABAYA - PT Pelindo Marine Service (PMS) siap menanamkan investasi senilai Rp1,25 triliun untuk membangun 15 unit kapal tunda yang direalisasikan pada 2015 karena besarnya kebutuhan armada itu di sejumlah pelabuhan.

"Khususnya pelabuhan yang mengalami peningkatan kunjungan kapal," kata Direktur Utama PT PMS Choiroel Anwar di Surabaya, Kamis (1/1/2014).

Ia mengungkapkan rencana pembangunan kapal tunda akan dilakukannya pada tahun ini. Bahkan, pembangunan belasan kapal tersebut hampir sama dengan yang pernah dilakukan PMS dua tahun lalu. "Jadwal pasti pembangunannya, kami belum pasti," ujarnya.

Apalagi, perseroan masih menunggu proses rekomendasi anggaran dari kantor pusat yakni PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero). Meski begitu, belasan unit kapal yang akan dibangun tersebut memiliki spesifikasi yang tidak sama dengan generasi sebelumnya.

"Seluruh kapal tunda ini memiliki horse power (HP) 2.500 hingga 3.500. Kekuatan tersebut dianggap mampu memandu kapal-kapal yang ukurannya mulai membengkak," katanya.

Ia optimistis kapal-kapal itu akan didistribusikan ke sejumlah daerah seperti Semarang, Banjarmasin, Kupang, dan Cilacap. Penyebabnya di sejumlah daerah tersebut mengalami lonjakan kunjungan kapal yang cukup banyak. "Dengan begitu, mereka pasti membutuhkan tambahan kapal tunda," katanya.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III Yon Irawan menyatakan memang PMS berencana membangun 15 unit kapal tunda. Akan tetapi pengadaan tersebut tidak bisa seperti membeli peralatan lain karena harus melalui proses lelang atau tender. "Kalau saat ini belum ada 'beauty contest', karena saat ini baru rencana," katanya.

Namun, lanjut dia, pembangunan ini diharapkan bisa terealisasi pada semester pertama tahun 2015. Apalagi dengan semakin meningkatnya kunjungan maupun ukuran kapal. Ia memprediksi pengadaan 15 unit kapal tunda ini membutuhkan waktu antara 12-18 bulan.

"Hal ini mengacu dari proses melalui pengadaan, pengadaan mesin, hingga redesain. Estimasi pengadaan 15 unit kapal tunda ini baru terlaksana pada tahun 2016," katanya.


Sumber : Bisnis Indonesia, 01.01.15.

02 Januari 2015

[020115.EN.AIR] 2014 Ended Badly, But Was Not History's Worst Year of Aviation Fatalities

THE crash of AirAsia Flight 8501 has prompted comparisons with the unsolved case of the missing Malaysia Airlines Flight 370, which dominated much of the news at the beginning of the year.

But if 2014 is judged in terms of the total number of fatal accidents, it was the actually the safest year on record. "2014 is - by numbers - the safest year in modern aviation history," Harro Ratner, CEO of the Aviation Safety Network, told Epoch Times.

"Even if we assume with the AirAsia crash, the number of fatal passenger flight accidents is still the lowest ever - eight as opposed to eleven in 2012, which was the lowest number until now," he said.

It is also worth noting that there are more planes in the sky than ever before. According to The World Bank, 743,096,000 flight tickets were sold in the US last year, for example, compared with 295,329,088 in 1980. In Britain, 25,551,200 passengers flew in 1980, compared to 118,304,674 in 2013.

According to Flightglobal, in 2013 there was one fatal accident per 1.9 million flights. "Based on this metric, airline operations are now almost three times safer than they were 20 years ago," it said.

Of course, these were hardly the only aviation disasters of 2014, noted London's Daily Telegraph. An Algerian Air Force Hercules carrying 74 military passengers and four crew crashed into the Djebel Fertas mountain in April.

A second military plane, a Ukrainian army transport plane was shot down on its approach to the Luhansk Airport in eastern Ukraine, killing all 49 people aboard in June at a time when Ukrainian and Russian forces were engaged.

A month later another crash was blamed on pro-Russia separatists, when Malaysia Airlines Flight 17 from Amsterdam to Kuala Lumpur was shot down over Ukraine, killing 298 people and prompting an international outcry, with the West accusing Russia of complicity.

Things got worse in July when a military helicopter crashed close to the Vietnamese capital of Hanoi, killing 16 people. One week later, five were killed when a Cambodian military helicopter crashed during a training flight near Phnom Penh.

Later that month, Taiwan's TransAsia Airways Flight 222 crashed in bad weather en route from Kaohsiung to Penghu island. Of the 58 people aboard, only 10 survived and the next day an Air Algerie flight crashed in Mali killing all 116 people in bad weather.

In August, Iran's Sepahan Airlines Flight 5915 crashed shortly after take-off. Those on board survived the crash but 39 of the 48 passengers and crew died in the ensuing fire.

According to the website planecrashinfo.com, 1,021 aviation deaths have been registered in 2014, including military crashes with 10 or more fatalities. That figure is rise to 1,183, following the crash of AirAsia Flight QZ8501, which would make 2014 one of the most tragic years in recent aviation history.

Not since 1998 have more people died in plane crashes, according to the Aviation Safety Network. That year there were 1,242 fatalities, including a Cebu Pacific Air crash that killed 104, a China Airlines disaster that saw 203 deaths, and a Swissair accident in which 229 died.

But 2014 is still some way from being the deadliest year ever. Several years in the 1990s saw even more fatalities. There were 1,845 in 1996, for example, including 349 in the world's deadliest ever mid-air collision.


Source : HKSG.

[020115.ID.BIZ] Harga BBM Turun: Ini Asumsi Penghitungan Harga Premium

Bisnis.com, JAKARTA—Mulai malam nanti (maksudnya pas tgl 31/12/14 - editor), pukul 00.00 WIB tepat pergantian tahun 2014 ke 2015 harga bahan bakar minyak bersubsidi akan kembali turun.

Harga bbm jenis premium yang beberapa bulan ini dijual dengan harga Rp8.500 per liter akan turun menjadi Rp7.600 per liter.

PT Pertamina (Persero) menyatakan harga bahan bakar minyak bersubsidi (BBM) jenis Premium sebesar Rp7.600 per liter dihitung berdasarkan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan penghitungan harga Premium dihitung dengan rata-rata ICP dan nilai tukar rupiah sepanjang 25 November sampai 24 Desember 2014 sebesar masing-masing US$79 per liter dan Rp12.300.

“Kami akan buka struktur harga,” ungkapnya.

Namun, Ahmad tidak mau merinci perubahan harga yang terjadi jika terjadi kenaikan harga ICP atau pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Dia hanya menjelaskan setiap perubahan harga bahan bakar minyak di Singapura (mean of Platts Singapore/MoPS) sebesar US$1 maka akan berdampak harga Premium sebesar Rp25.

Seperti diketahui, pemerintah telah mencabut subsidi BBM jenis Premium untuk wilayah Jawa Madura dan Bali (Jamali) mulai 1 Januari 2015 dengan harga yang berubah-ubah setiap bulan berdasarkan ICP dan nilai tukar rupiah terhadap dolar pada tanggal 24 dua bulan sebelumnya hingga tanggal 25 satu bulan sebelum harga diberlakukan.

Selain itu, ditambah PPN, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan Pemerintah Daerah, dan marjin badan usaha kisaran 5% hingga 10%.

Sementara untuk wilayah luar Jamali, pemerintah mencabut subsidi namun ketetapan harga diatur dengan komponen harga jual meliputi harga dasar, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%, dan tambahan biaya distribusi dan penyimpanan sebesar 2% dari harga dasar.

Sedangkan untuk BBM jenis solar pemerintah menerapkan subsidi tetap Rp1.000 per liter.

Khusus minyak tanah, pemerintah tetap menyubsidi sebesar Rp2.500 per liter sesuai dengan ketetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015.


Sumber : Bisnis Indonesia, 31.12.14.

01 Januari 2015

[010115.EN.LOG] China Signs MoU to Build 542 Miles of Double Track Rail in Thailand

CHINA has signed a memorandum of understanding with Thailand to build 867-kilometre (542 miles) double-track railway from Nong Khai on the Laos border to the Thai industrialised eastern seaboard, Reuters reports.

The move, signed on the sidelines of a two-day regional summit in Bangkok, is seen as consolidating China's influence in a country that has had strong ties with the United States, but which have cooled since the military coup in May.

"China will be responsible for the construction and development of the rail network and Thailand will take part in preparing the groundwork for construction," Thai Transport Minister Prajin Junthong.

China has provisionally agreed with Laos to build a railway from Kunming through Laos, with the aim of connecting with Thailand. China will also develop another, 133-kilometre rail line linking the central province of Saraburi to Bangkok, about 108 kilometres away. Construction would begin in 2016, said Air Marshal Prajin.

Earlier this month, Thailand's military-stacked legislature approved a preliminary agreement on the China deal, putting the value at THB350 billion (US$10.66 billion).

Mayasu Hosumi, president of the Japan External Trade Organisation in Thailand (JETRO), said the rail network was "indispensable for the enhancement of production networks" in the region.

Chinese Premier Li Keqiang attended the Greater Mekong Subregion (GMS) summit in Bangkok alongside prime ministers and presidents from Laos, Cambodia, Vietnam, Myanmar and Thailand.

Premier Li is the most high-profile foreign leader to visit Thailand since the coup, signalling, Thailand says, its return to normal following months of political unrest, said Reuters.


Source : HKSG.

[010115.ID.AIR] AIRASIA Ditemukan: Blog Ini Meramal Pesawat Dibajak Kelompok Black Hand

Kabar24.com, JAKARTA - Musibah yang dialami pesawat Airasia ternyata sudah diprediksi oleh salah seorang blogger dari Tiongkok. Dalam blognya, ditulis Airasia akan dibajak kelompok berjuluk “Black Hand”.

Dilansir Dailymail, Selasa (30/12/2014), blog ini sedang jadi buah bibir di Tiongkok. Blog sebelumnya ditulis dalam bahasa Mandarin yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa Inggris.

Blog itu ramai dibahas di forum online Reddit. Apalagi bagi mereka yang gemar terhadap teori konspirasi. Ada yang menilai blog itu diedit tanggalnya sesudah pesawat Airasia celaka. Akan tetapi ada juga yang percaya bahwa sang blogger benar-benar tepat ramalannya.

Blog ini menyebut Airasia akan jadi target kelompok berjuluk “Black Hand” yang dikatakannya bertanggung jawab terhadap kecelakaan yang menimpa dua pesawat Malaysia Airlines. Di Tiongkok dan sejumlah negara, Black Hand adalah istilah untuk kelompok bawah tanah.

“Black Hand ini telah membajak dan menembak MH370 dan MH17. Kejadian itu telah membunuh Malaysia Airlines yang merupakan maskapai terbesar keenam. Sekarang, “Black Hand” mengincar Airasia untuk merusak maskapai itu karena juga milik Malaysia,” tulis blog tersebut.

Blogger ini menyebut Black Hand adalah kelompok yang cukup berpengaruh. Dia memiliki jaringan dan kekuatan yang sulit ditandingi.

“Aku sarankan semua orang Tiongkok yang akan melakukan perjalanan agar menghindari Airasia sehingga Anda tidak lenyap seperti mereka yang ada di MH370,” tulisnya lagi.

Terlebih lagi, imbuhnya, blog itu sudah ditulis sejak 15 Desember. Itu berarti jauh sebelum pesawat Airasia QZ 8501 rute Surabaya-Singapura hilang. “Anda bisa berwisata dengan senang, bekerja, atau belajar di mancanegara, tapi jika Anda memakai Malaysia Airline atau Airasia, Anda akan mati, berhati-hatilah kalian,” lanjutnya.

Tidak banyak yang diketahui soal identitas sang blogger. Ada yang berspekulasi kalau dia ini agen intelijen Tiongkok yang mengetahui sesuatu.

“Ada yang bilang di forum online Tiongkok kalau orang ini adalah intelijen atau hacker Tiongkok yang mendapat informasi sensitif dan mencoba untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang,” demikian pendapat seorang pengunjung Reddit.


Sumber : Bisnis Indonesia, 01.01.15.