21 Mei 2021

[210521.ID.AIR] Rugi Rp70 Triliun, Garuda Indonesia Sudah 2 Kali Tawarkan Pensiun Dini

 

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. tercatat telah dua kali menawarkan program pensiun dini kepada pegawainya selama pandemi Covid-19. Pensiun dini pertama ditawarkan pada Juli 2020 sebagai langkah efisiensi perusahaan akibat tekanan krisis. Adapun, tawaran pensiun dini disampaikan setelah perseroan mengambil kebijakan mempercepat masa kontrak karyawan tidak tetap.

"Beberapa ratus orang sudah mengajukan pensiun dini," tutur Irfan saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Juli tahun lalu. Sejak pandemi, Garuda telah kehilangan pendapatannya dari penjualan tiket penumpang.

Jumlah okupansi penumpang emiten berkode GIAA itu pun melorot tajam dengan kondisi terparah pada kuartal II 2020. Penumpang Garuda tak lebih dari 50 persen kapasitas. Jebloknya jumlah penumpang membuat keuangan perseroan goyang. Baca Juga : Garuda Indonesia Diskon Harga Tiket hingga 25 Persen Perusahaan pelat merah pun tercatat membukukan kerugian sebesar US$ 712,72 juta atau setara dengan Rp 10,34 triliun pada semester pertama 2020.

Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, manajemen Garuda kala itu memastikan karyawan yang diberi tawaran pensiun dini adalah mereka yang sudah berusia 45 tahun ke atas.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra saat itu memastikan perusahaan memenuhi hak-hak terhadap karyawan, seperti pesangon. Hingga semester II, sebanyak 400 karyawan Garuda telah mengambil opsi pensiun dini tersebut. Irfan kala itu mengklaim, opsi pensiun dini banyak diminati karyawan.

"Karyawan yang mau punya usaha di luar, punya opportunity lain, mereka mau ambil," tuturnya Sedangkan, pensiun dini kedua ditawarkan baru-baru ini yang akan efektif per 1 Juli 2021.

Penawaran tersebut tertuang dalam surat elektronik yang diterima para pegawai Garuda Indonesia pada Rabu (19/5/2021), sekitar pukul 23.00 WIB. Berdasarkan isi surat elektronik itu, perencanaan pensiun dini itu diputuskan pada Rabu (19/5/2021).

Adapun email itu dikirim oleh Human Capital Management. Informasi mengenai penawaran pensiun dini itu dibenarkan oleh Presiden Asosiasi Pilot Garuda Muzaeni.

"Betul, sudah ada yang mengajukan," ujar dia. Dari notulensi rapat, manajemen mengatakan program pensiun dini akan disetujui 100 persen.  Sebab, manajemen dalam pertemuan tersebut mengatakan kerugian perusahaan telah mencapai Rp70 triliun. Setiap bulan, perusahaan rugi lebih dari Rp1 triliun.

Adapun total karyawan akan disesuaikan dengan kebutuhan. Garuda Indonesia membuka opsi menggunakan jasa karyawan yang mengikuti program pensiun dini jika dibutuhkan. Namun, tidak ada kontrak kerja yang mendasari kesepakatan ini.

Sumber : Bisnis, 21.05.2021.

20 Mei 2021

[200521.EN.SEA] Wave Washes Box Ship Seaman Overboard in Storm Off India

 

THE 1,581-TEU Indian-flagged SSL Ganga lost a seaman overboard, three other crew were injured when a wave struck on May 15 in Arabian Sea off Mangalore.

The ship left Mangalore that day bound for Hazira, and encountered rough weather, brought on by cyclone Tauktau, reported Kiev's Maritime Bulletin, which specialises in marine casualties.

Four seamen were on deck duties when a rogue wave struck, sending one man overboard, injuring three others. The ship returned to Mangalore in the morning May 16 and the injured men were taken to hospital.

The ship searched lost man for several hours, before turning back. The ship is managed by Shreyas Shipping & Logistics (SSL).

SSL has a fleet of 13 vessels with a capacity of over 23,000 TEU, also offers services to the Middle East and Bangladesh. The company operates all its services on a fixed day weekly schedule and is listed on Bombay Stock Exchange and National Stock Exchange of India Ltd.

Source : HKSG / Photo : Vessel Tracker.

[200521.ID.BIZ] Pengusaha Bus: Tingkat Okupansi Naik Usai Larangan Mudik

 

Bisnis.com, JAKARTA - Pasca larangan mudik 6-17 Mei 2021 berakhir, sejumlah sarana transportasi kembali dibuka untuk melayani masyarakat yang akan bepergian, salah satunya angkutan jalan atau bus penumpang.

Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali mengatakan dalam dua hari terakhir, sudah terjadi peningkatan penumpang dimana jumlahnya hampir sama dengan sebelum pelarangan mudik diberlakukan.

"Sudah ada peningkatan [penumpang] sejak kemarin. Kira-kira ya baru kembali ke saat sebelum pelarangan mudik. Dalam 2 hari ini, kembali ke 40 persen okupansi," katanya kepada Bisnis.com, Rabu (19/5/2021).

Dia berharap peningkatan tersebut dapat terus berlanjut demi keberlangsungan bisnis angkutan darat khususnya angkutan penumpang atau bus yang kian terpuruk di tengah pandemi Covid-19.

Terlebih, sambungnya, operasional angkutan penumpang sangat dibatasi selama periode peniadaan mudik Lebaran yang biasanya menjadi momen pengusaha bus memanen penumpang.

"Kami jalan terus setiap hari, hanya 1 - 2 unit saja dan penumpang minim sekali," imbuhnya. Baca Juga : ASDP: 88 Persen Warga Sumatra Belum Kembali ke Jawa Sebelumnya, dia menyebut perusahaan otobus (PO) menjadi salah satu pihak yang paling terdampak larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021.

Demi bertahan dari sisi bisnis, pengusaha terancam harus menjual aset hingga mengurangi karyawan. Anthony mengaku kebijakan pemerintah yang meniadakan mudik pada Hari Raya Idulfitri 1442 H sangat berdampak terhadap bisnisnya.

Menurutnya sebagai pelaku bisnis di sektor angkutan penumpang, sudah tidak ada lagi strategi yang dapat dilakukan demi bertahan di tengah keterpurukan akibat pandemi dan pembatasan pergerakan tersebut selain adanya bantuan kebijakan ekonomi dari pemerintah.

"Strateginya sudah tidak ada lagi selain penjualan aset dan pengurangan karyawan. Harus ada bantuan kebijakan ekonomi dari pemerintah," ujarnya. Dia juga sempat mengaku terpaksa menyesuaikan tarif perjalanan demi menutupi kerugian yang ditimbulkan akibat adanya pelarangan mudik 6-17 Mei 2021.

Kebijakan peniadaan mudik, lanjutnya, tentu membuat industri tersebut mengalami penurunan penumpang. Padahal bila kondisi normal, momen mudik merupakan waktu yang dinanti lantaran perusahaan dapat memanen penumpang.

"Tentu ada penyesuaian harga [tiket], namun kami juga mengikuti kondisi pasar," pungkasnya.

Sumber : Bisnis, 19.05.2021 / Foto : PO SAN.

19 Mei 2021

[190521.EN.BIZ] Two Shipping Alliances Skip Charleston to Duck ILA Dock Dispute

 

DOCK dispute between the International Longshoremen's Association (ILA) and the South Carolina Ports Authority (SCPA) as marred the opening over the Port of Charleston's new Hugh Leatherman Terminal over the question of whether the ILA will handle the work.

Ocean carriers within two of the three major vessel-sharing alliances - THE Alliance and OCEAN Alliance - are holding off on calling the Port of Charleston's Leatherman terminal until a dispute is settled.

As a results Taiwanese and Chinese ships have shied off from using the terminal until the dispute is settled.

The SCPA said members of the two shipping alliances have switched their calls away from the new facility to Charleston's Wando Welch Terminal. The Ocean Alliance includes CMA CGM/APL, Cosco Shipping, Orient Overseas Container Line (OOCL), and Evergreen while THE Alliance consists of Ocean Network Express, Hapag-Lloyd, HMM, and Yang Ming.

The April opening of the Leatherman terminal was timed to help handle an elevated surge of Asian imports, SCPA said, and now that diverted volume is hitting Waldo Welch, which is already handling record volumes. The 13,500-TEU Cosco Shipping Rose, which was due to go to Leatherman on Monday, berthed in Wando Welch instead.

"All these actions are occurring in a time of unprecedented disruption in the global supply chain in major United States ports and seemingly without regard for the impact on the end-user customers of South Carolina Ports' facilities," the SCPA said.

Yang Ming's 14,220-TEU YM Warranty, part THE Alliance, and the 13,100-TEU Cosco Hope have switched their calls from Leatherman to Wando Welch, but German shipping giant Hapag-Lloyd, already hit with an ILA lawsuit, is still calling Leatherman terminal.

The ILA on April 20 filed a lawsuit against Hapag-Lloyd, OOCL, and the United States Maritime Alliance (USMX) for US$300 million, alleging they conspired to break the main longshore contract when they allowed non-union labour to unload a ship at Leatherman terminal. SCPA dismissed the suit as "frivolous," arguing the matter would be better settled by National Labour Relations Board (NLRB).

Source : HKSG / Photo : JoC.

[190521.ID.BIZ] Pelindo IV Ingin Makassar New Port Berkonsep Smart Port & Green Port

 

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) akan menggunakan konsep pelabuhan hijau atau green port dan pelabuhan pintar atau smart port jika nantinya Makassar New Port atau MNP bisa segera beroperasi penuh dan menjadi hub di wilayah Indonesia Timur.

Direktur Teknik Pelindo IV Prakosa Hadi Takariyanto menyampaikan bahwa MNP akan menjadi pelabuhan yang modern. Harapannya, bisa sekelas dengan tidak hanya pelabuhan yang ada di Jakarta tetapi juga ingin mendesain pelabuhan baru Makassar ini menjadi setara atau sekelas dengan yang ada di luar, di Singapura, Malaysia dan di Australia. Namun, menurutnya, pelabuhan baru Makassar masih membutuhkan satu hal penting yaitu akses jalan tol.

“Pertemuan pada hari ini adalah bagaimana kita bisa merumuskan penyiapan lahan karena pembangunan jalan tol ini sendiri sudah akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR dengan estimasi waktu pengerjaan kurang lebih 1 tahun. Untuk itu kami berharap dukungan dari semua pihak, Pemprov dan Pemkot agar akses jalan ini dapat terwujud sesuai target waktu,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (19/5/2021).

Dia yakin pembangunan jalan tol ini bukan hanya akan memberikan manfaat kepada Pelindo IV tapi juga kepada masyarakat Makassar dan juga kepada masyarakat seluruh Indonesia melalui biaya logistik yang lebih rendah dan barang-barang yang akan dilakukan bongkar muat di MNP ini akan memiliki tarif yang kompetitif.

Dia juga menjelaskan bahwa sejak awal konstruksi MNP, Perseroan sudah melibatkan masyarakat setempat, antara lain para pekerja yang menginap dan memenuhi kebutuhan konsumsi mereka melalui masyarakat setempat.

Bahkan menurutnya, pada akhir 2021 hingga awal 2022, pekerjaan padat karya MNP membutuhkan sekitar 500 tenaga kerja lokal untuk memasang paving block untuk luasan sekitar 100 hektare.

Lanjut Prakosa, di dalam area MNP seluas 130 hektare telah dialokasikan sekitar 40 hektare untuk RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang bisa digunakan untuk masyarakat sekitar.

Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP) dengan tetap menerapkan penyesuaian dan pembatas untuk area tertentu karena di setiap pelabuhan berlaku standar internasional keamanan pelabuhan yakni ISPS Code (The International Ship and Port Facility Security Code atau ISPS Code). RTH ini meliputi fasilitas ibadah seperti masjid yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Selain itu, juga akan ada area untuk orang-orang atau masyarakat agar bisa saling berinteraksi. Prakosa menegaskan konsep yang diusung dalam pembangunannya adalah mengembalikan kejayaan Makassar sebagai kekuatan maritim di Indonesia bahkan juga di Asia Tenggara.

“Sebagaimana dilihat di Singapura yang terkenal dengan Kampung Bugis, kita kembalikan kekuatan masyarakat Makassar untuk mendukung maritim yang besar,” imbuhnya.

Sumber : Bisnis, 19.05.2021.

18 Mei 2021

[180521.EN.BIZ] China-Africa Trade Increases 26.9pc in First Quarter

 

TRADE between China and Africa rose by 26.9 per cent in the first quarter year on year, reports Hong Kong's South China Morning Post.

Two-way China-Africa trade totalled US$52.1 billion in the first three months of the year as most economies eased trade and travel restrictions that had been imposed to curb the spread of the virus.

The latest Chinese customs data showed that China exported goods worth $29.8 billion to Africa in the quarter, up 39.2 per cent from last year. African countries sold China goods worth $22.3 billion during the period, a 13.6 per cent increase.

Virag Forizs, an Africa economist at London-based consultancy Capital Economics, said the recent waves of Covid-19 in Africa appeared to be less economically damaging, with the authorities avoiding harsh restrictions on businesses and traders. "This is probably reflected in stronger African demand for Chinese products, while also bearing in mind base effects," she said.

Source : HKSG / Graphic : China Africa Research Initiative.

[180521.ID.BIZ] Resmi Merger Dengan Gojek, Begini Nasib OVO di Tokopedia

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gojek dan Tokopedia resmi mengumumkan penggabungan entitas kedua perusahaan yang berstatus decacorn dan unicorn ini dan mengusung nama GoTo. 

Dengan bergabungnya kedua perusahaan tersebut membuat banyak orang mempertanyakan nasib OVO di Tokopedia pasca merger. Seperti diketahui, selama ini Tokopedia bekerjasama dengan OVO untuk menjadi metode pembayarannya.

Menanggapi hal tersebut, Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit menjelaskan, OVO berkomitmen terus menjalankan strategi ekosistem terbuka yang mengedepankan kolaborasi untuk mendorong inklusi keuangan.

“Tidak ada perubahan layanan OVO di platform Tokopedia dan mitra OVO lainnya, termasuk penggunaan OVO cash dan OVO Points dalam transaksi pembayaran,” ujar Harumi kepada Kontan.co.id, Selasa (18/5).

Harumi mengatakan, pihaknya akan terus melayani pengguna untuk melakukan transaksi dengan OVO Cash dan OVO Points di Tokopedia dan berbagai platform lainnya yang selama ini menjadi mitra OVO.

Ia menyebut, semua ini sebagai bentuk komitmen OVO dalam mengembangkan use-case dan mengembangkan layanan finansial yang komprehensif yang menjawab kebutuhan pengguna, sembari terus mendorong perluasan ekosistem kami. 

Salah satu contohnya adalah produk yang baru saja diluncurkan kemarin bersama dengan Prudential Indonesia, yaitu PRUTect Care - Hospital Cash yang merupakan produk asuransi jiwa syariah berbasis digital yang memberikan perlindungan menyeluruh dengan kontribusi (premi) terjangkau yang dapat diakses secara mudah melalui aplikasi OVO.

OVO merupakan bagian dari ekosistem digital terbuka terbesar di Indonesia dengan cakupan ragam kemitraan yang luas, termasuk Grab, berbagai platform digital unggulan seperti Blibli, Bhinneka.com, HappyFresh, Lazada, OYO, Sayurbox, Tokopedia, Zalora, dan masih banyak lagi. Selain itu, OVO juga berkolaborasi dengan beberapa bank ternama di Indonesia seperti BRI, serta perusahaan global ternama.

Harumi menjelaskan, pada akhir tahun 2020 OVO sudah hadir di 426 kota/kabupaten dan lebih dari 1.500.000 merchant sudah bergabung di OVO, termasuk lebih dari lebih dari 950.000 UMKM yang telah mengimplementasikan QRIS. Jumlah pelaku UMKM yang menjadi mitra OVO bahkan meningkat sebanyak 95 persen (year-on-year/yoy) sepanjang 2020 dibandingkan 2019.

Selain itu, jumlah pengguna OVO juga terlihat terus meningkat terutama untuk layanan finansial OVO, contohnya dalam 3 bulan pertama fitur OVO | Invest sudah berhasil mendapatkan sekitar 450.000 pengguna, sejalan dengan kemudahan dan manfaat yang didapatkan pengguna dengan bertransaksi di aplikasi OVO.

Oleh karena itu menurut Harumi, merger tersebut merupakan langkah positif bagi perkembangan lanskap digital Indonesia yang terus tumbuh dan berkembang, terutama di tengah akselerasi digitalisasi selama masa pandemi Covid-19. Pihaknya menilai, masyarakat Indonesia semakin banyak beralih memanfaatkan teknologi digital.

"Dengan demikian, perusahaan melihat hal tersebut sebagai potensi luar biasa untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia dengan menawarkan mereka masuk ke dalam ekosistem dan mengadopsi berbagai layanan finansial OVO," kata Harumi.

Harumi bilang, OVO akan terus berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia di jalan menuju pemulihan ekonomi dari Covid-19. Pihaknya akan terus memanfaatkan kapabilitas digital dan ekosistem terbuka OVO untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah, sekaligus juga mendukung pemerintah dalam mendistribusikan bantuan dan berfungsi sebagai katalis yang dapat terus mendorong ekonomi digital negara.

Sebagai informasi, GoTo Group akan menggabungkan e-niaga, sesuai permintaan, dan layanan keuangan, sehingga menciptakan platform pertama di Asia Tenggara yang menampung tiga lini bisnis dalam satu ekosistem.

Sumber : Kontan, 18.05.2021.