27 Oktober 2020

[271020.EN.BIZ] Cainiao Gears Up For 11.11 Shopping Spree, Deploying 700 Chartered Flights

 

ALIBABA's logistics arms, Cainiao Smart Logistics Network (Cainiao Network) announced that it plans to operate over 700 chartered flights to deliver 90 per cent of its parcels outside China shopping festival on November 11 (11.11).

Cainiao estimates that more than half of these cross-border parcels will see a 60 per cent reduction in delivery time due to smart order consolidation. Customers in key European cities such as Madrid, Paris, Berlin and Warsaw will receive their parcels in as fast as three days. Best-selling products such as sweeping robots, vacuum cleaners and toolboxes are also pre-stocked in Cainiao's overseas warehouses prior to the event.

Cainiao is witnessing growing participation from overseas merchants in the global event. This year, Cainiao will operate over 3,000 chartered flights and long-haul cargo ships bound for China to cater to the growing demand from Chinese consumers. This will bring about a 10 per cent increase in delivery efficiency for goods shipped into China. Over 300 million goods from 84 countries and regions are imported to China via Cainiao's extensive global supply chain network. The most popular imported goods include pet food, healthcare and beauty products.

"In gearing up for 11.11 each year, technology plays a critical role in the successful execution and delivery of billions of e-commerce parcels worldwide. Today, 90 per cent of our parcels are tagged with electronic shipping labels and this has fast become a de facto industry standard to achieve full visibility. This year, we will be marrying cutting-edge technology with a world-class logistics network to create a truly global infrastructure that can bolster the eCommerce boom," says James Zhao, general manager, Cainiao Network.

11.11 is the largest online shopping event globally and has consistently set new sales record year on year. Last year the gross merchandise value reached US$38.3 billion, double that of Black Friday ($7.4 billion) and Cyber Monday ($9.4 billion) combined.

Source : HKSG / Photo : Jagat Review.

[271020.ID.AIR] Garuda Indonesa (GIAA) Putus Kontrak 700 Karyawan Per 1 November, Ini Sebabnya

 

KONTAN.CO.ID -JAKARTA.  PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengaku harus rela memutus kontrak sekitar 700 orang karyawan. Keputusan ini dilakukan Garuda Indonesia (GIAA) lantaran kesulitan keuangan di tengah serangan pandemi akibat virus corona atau Covid-19.

Dalam rilis resmi perusahaan, Garuda Indonesia (GIAA) menyatakan bahwa keputusan pemutusan kontrak kerja dilakukan lebih awal dari masa kontrak kerja karyawan dengan status tenaga kerja kontrak.

Berlaku mulai 1 November, pemutusan masa kontrak kerja ini berlaku kepada 700 orang karyawan dengan status tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 lalu telah menjalani kebijakan unpaid leave.

“Ini merupakan imbas turunnya demand layanan penerbangan pada masa pandemi," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia (GIAA) Irfan Setiaputra dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Selasa (27/10)

Garuda Indonesia (GIAA) memastikan akan memenuhi seluruh hak karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran di awal atas kewajiban perusahaan terhadap sisa masa kontrak karyawan.

Mengaku ini merupakan keputusan sulit, kata Irfan, kebijakan tersebut terpaksa harus dilakukan GIAA setelah melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi covid-19.

Kata Irfan, kepentingan karyawan adalah prioritas utama GIAA. GIAA juga tetap berupaya mengoptimalkan berbagai langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis GIAA.

Maskapai penerbangan pelat merah, PT Garuda Indonesia Tbk  (GIIA) dibenani utang besar. Per 1 Juli 2020, utang GIAA mencapai 2,2 miliar dolar AS atau Rp 31,9 triliun (kurs Rp 14.500 per dollar. Arus kas perusahaan ini juga tipis hanya di kisaran Rp 200 miliar.

Pemerintah  tak tinggal diam dan akan memberikan data talangan ke GIAA sebesar Rp 8,5 triliun. Ini pula yang melatari penerbitan obligasi wajib konversi (OWK) alias mandatory convertible bond (MCB) GIAA.

OWK ini untuk menampung dana talangan dari pemerintah. OWK Garuda Indonesia (GIAA) senilai Rp 8,5 triliun ini memiliki tenor tujuh tahun dan akan dikonversi menjadi saham baru seri B.

Transaksi ini diharapkan memperbaiki likuiditas GIAA melalui penambahan kas sesuai dengan total jumlah OWK oleh calon pemodal, serta memperbaiki struktur permodalan. Tapi, kepemilikan pemegang saham Seri B lain akan terdilusi 61%.

Dalam prospektus ringkas, Garuda (GIAA) memberi gambaran, setelah konversi OWK, kepemilikan saham PT Trans Airways bisa berkurang menjadi 9,9% dari sebelumnya 25,8%. Sedangkan kepemilikan masyarakat turun dari 13,7% menjadi 5,3%.

Merujuk harga saham Garuda (GIAA) pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/10), saham Garuda (GIAA) ditutup di harga Rp 240 per saham, turun 0,83%.

Sumber : Kontan, 27.10.2020.

26 Oktober 2020

[261020.EN.SEA] Maersk Honam Fire Causes Inconclusive, Report Exposes Regulatory Limitations

 

THE final report into the tragic fire on board the Maersk Honam in March 2018 that killed five crew has concluded that safety systems onboard the 15,000-TEU vessel were insufficient to combat the blaze and the regulations governing the stowage of dangerous goods contributed to the fire.

However, Singapore's Transport Safety Investigation Bureau (TSIB) at the Ministry of Transport in its report concluded that the causes of the initial ignition of the cargo may never be known.

The vessel, which was delivered to the Danish shipping giant at the end of August, 2017, less than six months before the fire, had left Singapore after loading boxes, crucially 204 containers into cargo hold number 3, where the fire was to first break out.

According to the report much of the evidence into the causes of the fire was destroyed so it is "it is not possible to conclusively determine the cause of the fire."

However, the master reported that there was a smell of chlorine, as he made his way to the bridge from his cabin at the time but could not see any smoke.

Amongst the cargo loaded onboard, the cargo within bay 3 included a container of Sodium Dichloroisocyanurate Dihydrate (SDID) - which is classified under Class 9 in the International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code. Class 9 is a coverall class, effectively SDID is registered under the miscellaneous section.

The report explains SDID is an active ingredient in dry bleaches, dishwashing compounds, scouring powder detergent sanitisers, swimming pool disinfectants, water, and sewage treatment.

SDID contains a chlorine content of 56 per cent and it is this that is thought to have been the cause of the chlorine smells reported by a number of crew.

In its conclusions the TSIB said, "The investigation revealed that the secondary hazards of chemical decomposition/ instability of SDID had not been identified in the IMDG4 Code. This is because SDID was classified under Class 9 in the IMDG Code, instead of the more stringent Class 5.1 (oxidising substances), despite having similar chemical properties as those in Class 5.1."

The report went on to say that, "The special provisions (SP135) within the IMDG Code allows for the classification and carriage of SDID under Class 9 (UN No.3077), thus not recognising the potential thermal instability of this material, possibly as a result of legacy carriage requirements recognised nearly 40 years prior. As a result, despite these secondary hazards, SDID was stowed under-deck where the main means of fixed firefighting in this area was CO2, which was ineffective to tackle fires associated with such materials."

Acknowledging the gap in the regulations, the report added, "Noting the secondary hazards presented by SDID, which are not captured in the current provisions of the IMDG Code, the provisions in the IMDG Code would need to be reviewed. In the interim, appropriate measures, similar to those adopted for calcium hypochlorite as identified by CINS could be considered for adoption."

In addition to the inadequate regulations regarding stowage the Singapore investigation found that SDID as an oxidiser "required the use of abundant water, which could not have been achieved promptly, given the existing statutory requirements for firefighting measures for container fires under-deck."

Recognising the inadequacy of the mandated firefighting equipment on board modern container ships, Captain Amarinder Singh Brar, a former container ship master and now an Associate with London Offshore Consultants, said that the regulations were over 30 years out of date for the latest generation of containerships.

Source : HKSG / Photo : Splash 247.

[261020.ID.BIZ] J&T Express Catat Kenaikan Jumlah Pengiriman Barang Sebesar 40% Sejak Pandemi

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Global Jet Express (J&T Express) sebagai jasa pengiriman, mencatatkan kenaikan jumlah pengiriman barang sebesar 40% sejak pandemi covid-19. Umumnya kegiatan pengiriman barang akan mengalami kenaikan pada Harbolnas dibandingkan biasanya.

Public Relations J&T Express Elena menjelaskan, Sejak April terutama memasuki bulan Ramadhan terjadi peningkatan paket dan hingga saat ini sebesar 30-40%. "Dengan rata-rata pengiriman sekitar 1,7 juta paket per hari," kata Elena kepada kontan.co.id, Senin (26/10).

Kebutuhan akan layanan pengiriman khususnya di wilayah pulau Jawa masih mendominasi tingginya aktivitas pengiriman J&T Express, hal tersebut berdampak pada peningkatan jumlah resi tertinggi pada momen belanja online 10.10 kemarin seiring bertambahnya pelaku usaha kecil yang kini sudah beralih ke bisnis online.

Elena bercerita, kendala yang dihadapi industri logistik/jasa kurir, terjadi pada awal pandemi dimana pihaknya harus menyesuaikan kembali SOP (Standard Operating Procedure) dengan menerapkan protokol kesehatan demi keamanan dan kenyamanan pelanggan serta karyawan. 

Saat ini, J&T menjalankan SOP secara ketat, dengan mewajibkan karyawan yang bekerja menggunakan masker dan sarung tangan saat memindahkan barang. Selain itu, dilakukan disinfektan di gudang sortir setiap minggunya, serta semua paket lewat mesin sortir akan di disinfektan demi kenyamanan pelanggan.

Elena menambahkan, tantangan utama yang dihadapi J&T adalah geografis, karena Indonesia merupakan negara yang terdiri dari banyak kepulauan, maka perlu penyesuaian pengiriman yang berbeda di setiap wilayah.

Tetapi pihaknya optimis, sampai dengan akhir tahun akan terjadi peningkatan trafik logistik sekitar 70%. J&T juga siap menghadapi tren kenaikan pengiriman barang dengan adanya potensi Harbolnas pada bulan November dan Desember 2020. Apalagi, menurut Elena, pergeseran penjualan barang secara offline menuju online masih terus berlangsung.

Oleh karena itu, J&T terus memperkuat sinergi dengan e-commerce yang telah menjalin kerjasama dengan pihaknya. Terutama, menurut Elena, melihat kondisi saat ini masyarakat banyak yang beralih berbelanja secara online dan sebagai perusahaan jasa kirim, J&T ingin mendukung dan melayani permintaan masyarakat tersebut.

Selain itu, sebagai antisipasi pengiriman ketika peak season, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan seperti, penyediaan infrastruktur dan fasilitas gudang yang mumpuni, penambahan karyawan menjadi pilihan sejak pertengahan 2020 guna meminimalisir adanya overload pengiriman.

Sumber : Kontan, 26.10.2020.

25 Oktober 2020

[251020.EN.BIZ] Airfreight Constraints Leads to DSV Expanding Asia-Europe Road Operation

 

FREIGHT forwarder DSV has expanded its road transport operation between China and Europe as airfreight capacity constraints continue.

The company initially launched its road operation in May as it looked to offer an alternative to the capacity constraints and rising rates being felt in air cargo. While the service initially covered only western Europe, this has now been expanded to the whole of the continent in response to positive customer feedback, a spokesperson said. It has also been given a new name: Silkway Express.

The forwarder said the service offers "door-to-door transit times of 14-18 days at reasonable rates", making it a "highly competitive alternative to air, rail and sea freight".

"With Covid-19 there is no business as usual," the forwarder said in a press release. "Passenger flight cancellations are putting pressure on airfreight, causing capacity constraints.

"In addition to quick transit times of 14-18 days at rates much lower than airfreight, DSV Silkway Express offers more flexibility - not least in timing."

DSV said it would collect the cargo whenever it's ready, removing concerns about cut off times. Goods are moved seven days a week with multiple pickup and delivery locations possible, reports London's Air Cargo News.

"DSV works solely with trusted partners to ensure that goods arrive at their destination safely, and all trucks are sealed and equipped with GPS tracking in order for customers to follow their events on myDSV," the forwarder added.

Source : HKSG / Photo : Intermodal Logistics.

[251020.ID.BIZ] Libur Panjang, Simak Jadwal 27 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dari Jakarta

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyediakan 27 perjalanan kereta api jarak jauh untuk libur panjang 27 Oktober sampai 1 November 2020. Kereta disediakan di tiga stasiun yaitu Gambir, Pasar Senen, dan Jakarta Kota.

"Penambahan jumlah perjalanan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan volume penumpang," ujar Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunnisa dalam keterangan resmi, Minggu (25/10).

Meski ada penambahan menjadi 27 perjalanan kereta, Eva memastikan kapasitas kereta tetap tidak berubah. Sesuai dengan protokol Covid-19, jumlah penumpang total dalam satu rangkaian tetap 70 persen dari kapasitas normal.

Syarat lain juga masih berlaku, seperti surat bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku 14 hari sejak diterbitkan. Lalu, calon penumpang dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, demam, serta suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

Lebih rinci, ada 12 perjalanan kereta dari Stasiun Gambir, 13 perjalanan di Stasiun Pasar Senen, dan 2 perjalanan di Stasiun Jakarta Kota. Jadwalnya sebagai berikut:

 

A. Stasiun Gambir

1. KA 7030A Argo Parahyangan (Gambir-Bandung), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 07.50 WIB

2. KA 10 Argo Dwipangga (Gambir-Solobalapan), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB 

3. KA 4 Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Turi), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 08.15 WIB 

4. KA 84B Taksaka (Gambir-Yogyakarta), keberangkatan 28 Oktober 2020 pukul 09.30 WIB

5. KA 44 Argo Parahyangan Excellent (Gambir-Bandung), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 15.40 WIB 

6. KA 72 Bima (Gambir-Surabaya Gubeng), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 16.40 WIB 

7. KA 76C Gajayana (Gambir-Malang), keberangkatan 2, 9, 16, 23, 25, 27, 28, 30 Oktober 2020 pukul 18.00 WIB 

8. KA 82 Sembrani (Gambir-Surabaya Pasar Turi) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB 

9. KA 96F Taksaka Fakultatif (Gambir-Yogyakarta) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 19.20 WIB

10. KA 6A Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Turi), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 20.30 WIB 

11. KA 8B Argo Lawu (Gambir-Solobalapan), keberangkatan 1, 2, 3, 5, 9, 10, 11, 12, 16, 17, 18, 19, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 30, 31 Oktober 2020 pukul 21.00 WIB 

12. KA 86B Taksaka (Gambir-Yogyakarta), keberangkatan 4, 8, 15, 22, 23, 27, 29 Oktober 2020 pukul 21.30 WIB


B. Stasiun Senen

1. KA 128C Anjasmoro (Pasarsenen-Jombang) keberangkatan 28 Oktober 2020 pukul 05.25 WIB 

2. KA 306B Bengawan (Pasar Senen-Purwosari), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 06.30 WIB 

3. KA 340 Tegal Expres (Pasar Senen-Tegal), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 07.40 WIB 

4. KA 136 Dharmawangsa (Pasar Senen-Surabaya Pasarturi), keberangkatan 3, 4, 10, 11, 17, 18, 24, 25, 31 Oktober 2020 pukul 08.25 WIB 

5. KA 322 Serayu Pagi (Pasar Senen-Purwokerto), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 09.15 WIB 

6. KA 112C Gaya Baru Malam Selatan (Pasar Senen-Surabaya Gubeng), keberangkatan 28, 30 Oktober 2020 pukul 10.15 WIB 

7. KA 292 Matarmaja (Pasar Senen-Malang), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 10.30 WIB 

8. KA 118 Brantas (Pasar Senen-Blitar), keberangkatan 2, 9, 16, 23, 27, 30, 31 Oktober 2020 pukul 13.30 WIB 

9. KA 256A Kertajaya (Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 14.10 WIB 

10. KA 114 Jayabaya (Pasar Senen-Malang), keberangkatan 2, 8, 9, 15, 16, 22, 23, 27, 28, 29, 30, 31 Oktober 2020 pukul 16.55 WIB 

11. KA 148 Senja Utama YK (Pasarsenen-Yogyakarta) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 18.55 WIB 

12. KA 140A Mataram (Pasar Senen-Solobalapan), keberangkatan 27, 28 Oktober 2020 pukul 21.05 WIB 

13. KA 326 Serayu Malam (Pasar Senen-Purwokerto), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 21.25 WIB

 

C. Stasiun Jakarta Kota

1. KA 254 Jayakarta (Jakarta Kota-Surabaya Gubeng), keberangkatan 1 - 31 Oktober 2020 pukul 11.45 WIB 

2. KA 264 Menoreh (Jakarta Kota-Semarang Tawang) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB

Sumber : Kontan, 25.10.2020.

24 Oktober 2020

[241020.EN.AIR] Turkish Cargo Continues to Add Direct Routes to Network

 

AFTER adding UK's London Heathrow Airport and Romania's and Henri Coanda Airport as European network destinations last month, Turkish Cargo has further expanded its network with the addition of numerous direct routes to destinations in the Middle East and Asia.

New direct cargo services in Asia include Suvarnabhumi Airport in Thailand, Singapore Changi Airport and Allama Iqbal Airport in Pakistan. Rafic Hariri Airport in Lebanon has also been added as a new direct cargo destination in the Middle East.

Turkish Cargo now operates direct cargo services to 31 European destinations, 22 Middle Eastern destinations and 16 Asian destinations.

The carrier operates its fleet of 361 aircraft - 25 of which are freighters - across its growing network, according to London's Air Cargo News.

Source : HKSG.

[241020.ID.BIZ] Terpukul Covid-19, Matahari Tutup 7 Gerai Dan Merugi Rp 616,61 Miliar


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 memukul keras kinerja PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) di sepanjang sembilan bulan pertama 2020.

Data yang diperoleh Kontan menunjukkan, pendapatan Matahari pada periode tersebut anjlok 57,5% secara tahunan Dengan begitu, LPPF hanya mengantongi pendapatan sebesar Rp 3,33 triliun, dari Rp 7,83 triliun pada periode sama tahun 2019. 

Penjualan eceran yang berkontribusi 64% terhadap total pendapatan LPPF turun 57,6% year on year (yoy), dari Rp 5,03 triliun menjadi Rp 2,13 triliun. Kemudian, penjualan konsinyasi (bersih) berkurang 57,7% yoy menjadi Rp 1,15 triliun dan pendapatan jasa terkoreksi 44,4% yoy menjadi Rp 50 miliar.

Penurunan penjualan turut membuat bottom line LPPF berkinerja negatif. Sepanjang sembilan bulan pertama 2020, LPPF mencatatkan rugi bersih Rp 616,61 miliar. Padahal, pada periode sama tahun 2019, LPPF masih membukukan laba bersih Rp 1,19 triliun.

 

Restrukturisasi bisnis

Dalam keterangan persnya, CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Department Store Terry O'Connor mengatakan, pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung mempercepat penutupan gerai-gerai yang berkinerja kurang baik sejalan upaya Matahari dalam restrukturisasi bisnis.

Terkait hal tersebut, sepanjang tahun ini, LPPF telah menutup tujuh gerai ritel format besar. Selain itu, LPPF juga telah menutup seluruh gerai khusus. 

Sejatinya, kinerja LPPF mulai pulih dan stabil pada bulan Juli, Agustus, hingga pertengahan September. Namun, mulai  14 September hingga awal Oktober 2020, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  berlaku kembali di Jakarta. Ini  menyebabkan gerai LPPF terpaksa tutup.

Di sisi lain, perusahaan ini tetap membuka tiga gerai format besar. Saat ini LPPF mengoperasikan 153 gerai di 76 kota di seluruh Indonesia. Perusahaan berniat mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan.

"Rencana pemulihan LPPF masih berjalan sesuai rencana. Namun, peningkatan kunjungan ke gerai masih tertahan oleh PSBB pada September 2020," ujarnya dalam keterangan resmi.

Ke depan, LPPF akan melakukan kontrol ketat atas pengeluaran dan melanjutkan pembekuan belanja modal kecuali untuk kebutuhan pembukaan toko di kuartal ini.

Sumber : Kontan, 24.10.2020.

23 Oktober 2020

[231020.EN.AIR] Cathay Pacific Axes 8,500 Jobs And Shuts Down Cathay Dragon

 

HONG Kong's flag carrier Cathay Pacific has confirmed that it will cut 8,500 jobs across the entire group, including 5,300 local staff and 600 based overseas.

The remaining 2,600 positions to be eliminated are currently unfilled, owing to cost reduction initiatives in recent months including a hiring freeze and the closure of certain overseas bases.

At the same time, the airline announced in a statement that Cathay Dragon will not be flying anymore as part of, what the airline says, is a corporate restructuring in response to the continued impact of the Covid-19 pandemic on aviation market.

With the grounding of Cathay Dragon, the airline said it will leverage "the potential of its low-cost carrier, HK Express".

"It is intended that regulatory approval will be sought for a majority of Cathay Dragon's routes to be operated by Cathay Pacific and HK Express, a wholly owned subsidiary," Cathay said.

Other measures to cut costs include: Executive pay cuts to continue throughout 2021; a third voluntary special leave scheme for non-flying employees to be introduced for the first half of next year, and no salary increases for 2021 nor the payment of the annual discretionary bonus for 2020 across the board for all employees.

Cathay Pacific CEO Augustus Tang noted that severance packages "that go beyond statutory requirements" will be offered to those losing their jobs.

"We have taken every possible action to avoid job losses up to this point. We have scaled back capacity to match demand, deferred new aircraft deliveries, suspended non-essential spend, implemented a recruitment freeze, executive pay cuts and two rounds of special leave schemes."

However in spite of these efforts, Mr Tang said the airline will continue to burn HKD1.5-2 billion (US$193.5 million-$257.3 million) cash per month. "This is simply unsustainable. The changes announced today will reduce our cash burn by about HKD500 million per month.

"Whilst this is a difficult time, we are a resilient group and a proud Hong Kong brand. I believe in this plan and I know we will prevail. We remain absolutely confident in the long-term future of Cathay Pacific, the Hong Kong aviation hub and the critical role Hong Kong will play in the Greater Bay Area and beyond."

Source : HKSG / Photo : MarketWatch.

[231020.ID.BIZ] Tekan Biaya Logistik, Ekonom: Perbanyak Pusat Ekonomi Baru

 

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah diharapkan bisa menambah pusat-pusat ekonomi baru guna menunjang sistem logistik nasional agar lebih efisien dalam mengurangi beban biaya logistik.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Hari Firdaus mengusulkan pemerintah agar memperbanyak pusat-pusat ekonomi baru untuk menambah frekuensi kunjungan kapal-kapal kargo ke pusat-pusat produksi.

"Tol laut belum berfungsi maksimal karena tidak ada hilirisasi dari pusat produksi. Hilirisasi tidak ada kareba tidak ada pusat-pusat ekonomi baru," tutur Ahmad dalam siaran pers, Jumat (23/10/2020).

Sementara itu, ekonom dari Universitas Nasional Rusman Ghazali menilai selama ini sistem logistik nasional belum efisien kendati peringkat Logistic Performance Index (LPI) 2019 relatif meningkat dibandingkan dengan 2018. Biaya logistik Indonesia masih tinggi, yakni di angka 28,7 persen, sehingga persentasenya sangat besar untuk keseluruhan biaya produksi.

Dia mencontohkan sistem logistik di sektor perikanan, dengan panjangnya rantai distribusi hasil perikanan mengakibatkan tingginya biaya logistik. Bahkan, biaya logistik antar pulau relatif lebih tinggi dibanding antar negara.

"Misalnya biaya angkut Kendari-Jakarta mencapai Rp1,28 per kg/km. Sementara biaya angkut Jakarta-China hanya Rp0,52/kg/km," katanya.

Indonesia dinilai masih boros modal untuk investasi dibanding Malaysia, Vietnam atau Thailand. Pemerintah diharapkan bisa terus melakukan efisiensi perizinan, memperbanyak infrastruktur pengangkutan produk, dan memperbanyak jadwal kapal angkut dari sentra produksi ke sentra distribusi.

Adapun, Soleh Rusyadi Maryam dari Sucofindo menyarankan pemerintah untuk memperbanyak Pusat Logistik Berikat (PLB) yang memiliki fleksibilitas dalam supply chain management.

"Di sini ada konsep one to many, many to one many to many," kata Soleh.

Menurutnya, dengan adanya PLB diyakini Soleh akan memperlancar arus barang impor dari sisi kewajiban kepabeanan, menjaga cash flow perusahaan, dan mendukung ketersediaan barang impor tepat waktu.

Sumber : Bisnis, 23.10.2020.

22 Oktober 2020

[221020.EN.SEA] Swire Shipping's Oz-PNG Service To Run Fortnightly

 

SWIRE Shipping will deploy 2,750-TEU newbuilds to support the newly upgraded fixed-day fortnightly service, connecting North Asia with Papua New Guinea (PNG) and Australia, reports London's Ship Technology.

The newly upgraded North Asia Express (NAX) service will start from November to offer customers improved convenience and increased frequency to their key markets.

Customers are expected to have a nine-day transit time from Hong Kong to Lae on the north coast of PNG. Apart from these ships, Swire will also deploy the 30,192-gross tonne MV Lae Chief, which will be delivered this month.

The vessel features 45 tonne cranes that can carry all cargo types, including breakbulk, out of gauge and reefers.

Said Swire general manager Jeremy Sutton: "This service upgrade will enable customers to improve supply chain efficiency and inventory management from both an import and export perspective."

The NAX service, which was launched in July 2015, seeks to provide a direct link between North Asia, Townsville and Lae in Papua New Guinea.

Source : HKSG.

[221020.ID.BIZ] Libur Panjang, Truk Sumbu 3 Dilarang Masuk Tol Jakarta-Cikampek

 

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatasi operasional angkutan barang guna mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H. Adapun, pembatasan operasional ini akan berlaku untuk arus mudik pada 27-28 Oktober 2020 dan arus balik pada 31 Oktober- 2 November 2020.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi akan mengeluarkan Surat Edaran yang mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang pada masa arus mudik dan balik libur nasional dan cuti bersama saat akhir Oktober 2020.

“Angkutan barang yang dikenakan pembatasan operasional adalah mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, dan kereta gandengan; dan mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi tanah, pasir, dan/atau batu, bahan tambang, dan bahan bangunan,” jelasnya dalam siaran pers, Kamis (22/10/2020).

Dia melanjutkan pembatasan operasional angkutan barang ini demi mengutamakan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, serta mengoptimalkan penggunaan dan pergerakan lalu lintas yang diperkirakan terjadi pada pekan depan.

Adapun, lanjutnya, pembatasan operasional angkutan barang dilakukan pada Tol Jakarta-Cikampek. Artinya, angkutan barang bersumbu tiga ke atas dilarang melalui tol tersebut selama masa pembatasan.

Dia menjelaskan pembatasan operasional angkutan barang berupa pengalihan arus lalu lintas dari Jalan Tol menuju Jalan Arteri dilakukan dengan ketentuan untuk arus mudik pada 27 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan tanggal 28 Oktober 2020 pukul 14.00 WIB.

Mobil barang dari arah barat ke timur akan mulai dilakukan pemeriksaan mobil barang untuk dikeluarkan di Gerbang Tol Cikarang Barat dan masuk kembali di Gerbang Tol Palimanan.

Sementara untuk arus balik pada 31 Oktober 2020 pukul 20.00 WIB sampai dengan tanggal 2 November 2020 pukul 08.00 WIB. Mobil barang dari arah timur ke barat akan mulai dilakukan pemeriksaan mobil barang untuk dikeluarkan di Gerbang Tol Palimanan IV dan masuk kembali di Gerbang Tol Cikarang Barat.

Kendati demikian, pembatasan operasional angkutan barang ini tidak berlaku bagi beberapa jenis kendaraan angkutan barang dengan muatan tertentu, seperti pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta barang-barang pokok.

Sumber : Bisnis, 22.10.2020.

21 Oktober 2020

[211020.EN.BIZ] Alibaba Inks Deal With Atlas Air to Serve South America e-commerce Market

 

CHINA's Cainiao Smart Logistics Network - a subsidiary of Chinese e-commerce giant Alibaba - has inked a freighter charter deal with Atlas Air as it targets the South American e-commerce market.

The deal will see Atlas fly dedicated charter flights between China, Brazil and Chile three times per week to "enhance Alibaba's extensive logistics network as cross-border trade between China and Latin America continues to expand".

The service will start in November and will reduce shipping times between China and destination markets from a week to an average of three days, according to London's Air Cargo News.

The move comes as Cainiao has seen its parcel volumes to South America take off this year; in the third quarter of 2020 it transported more than 8 million packages, double the number transported during the second quarter of this year.

"At Cainiao, we continue to invest in our network to support Alibaba merchants operating more than 100,000 online shops," said William Xiong, Cainiao's chief strategist and general manager of export logistics.

"Our partnership with Atlas Air will help us establish an efficient, reliable network to South America and other worldwide destinations by significantly reducing airfreight delivery time for the merchants we support."

Atlas Air Worldwide president and chief executive John Dietrich commented: "The global scale of our operating networks will enable Cainiao to continue to enhance its logistics capabilities and meet its objectives to offer customers faster deliveries globally."

Cainiao added that it is committed to facilitating international trade by improving overall supply chain efficiency and launching direct routes to major regions across the globe. Cainiao is expected to operate about 1,300 chartered flights by the end of 2020. Alibaba meanwhile has the ambition of achieving 24 hour delivery anywhere in China and 72 hours globally.

Source : HKSG.

[211020.ID.BIZ] Tertekan Pandemi, ALFI: Sektor Logistik Bergerak Minus 30,84% di Kuartal II-2020

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyatakan sektor logistik bergerak minus 30,84% pada kuartal II 2020 karena pandemi. Ketua Umum ALFI, Yukki Hanafi menambahkan, hal ini terjadi salah satunya karena sektor logistik yang menggunakan pesawat atau biasa disebut airtransport mengalami penurunan yang dalam.

"Untuk kinerja transportasi forwarding dan warehouse menurun sampai minus 30,84% di kuartal II 2020. Ini juga terjadi di manufaktur," jelas Yukki dalam acara The 2nd MarkPlus Industry Roundtable Logistics Industry Perspective pada Selasa (20/10) yang digelar virtual.

Namun demikian, Yukki berkata sektor logistik akan kembali rebound di pasar domestik pada 2022 dan pasar internasional bangkit pada 2024.

Selain itu dengan baru akan kembali normalnya logistik internasional pada 2024, Yukki menyatakan bahwa salah satu solusi terdekat adalah menyasar pasar Asia Tenggara. Ha Ini harus coba dilakukan pemain-pemain nasional mengingat pada 2025 akan ada skema borderless di antara negara-negara Asia Tenggara, sehingga pasarnya semakin terbuka tapi juga kompetitif.

"Pekerjaan rumah yang harus dibenahi kalau mau ekspansi dan bersaing itu seperti perbaikan bagaimana promosi layanan. Perbaikan packaging juga mutlak dilakukan karena setelah dianalisis, itulah salah satu kelemahan kita. Itu yang harus diperbaiki, termasuk juga dukungan penuh pemerintah. Serta tentu saja digitalisasi," kata Yukki.

Yukki menilai, industri logistik, terutama logistik udara, memang membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Saat ini saja, pengiriman barang lewat udara tersebut turun mencapai 80,23%.

Aksi rebound tersebut juga terganjal dengan kebijakan lockdown yang berbeda di tiap negara, sehingga mempengaruhi pengiriman barang ke luar negeri. "Kondisi logistik udara tersebut tentu saja mempengaruhi pertumbuhan secara keseluruhan," sambung dia. Ia memprediksi baru pada 2021 akan masuk proses recovery selaras dengan perbaikan yang terjadi di industri pariwisata.

Sebagai strategi ke depan, Yukki menyatakan akan fokus pada kesempatan meningkatkan kualitas dan mengeluarkan inovasi di berbagai lini. Contohnya seperti mendukung packaging yang lebih bersih dan sehat dalam inovasi nilai, lalu bekerjasama dengan pihak lain mengeluarkan layanan hotel, food delivery, grocery go online, hingga berkolaborasi dengan brand, cloud kitchen, crowd scientist dan komunitas driven delivery.

"Jadi kami melihat ini sebagai sebuah kesempatan baru lagi untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan pihak lain. New normal menjadi new opportunity," tutup dia.

Sumber : Kontan, 21.10.2020.