24 Oktober 2020

[241020.ID.BIZ] Terpukul Covid-19, Matahari Tutup 7 Gerai Dan Merugi Rp 616,61 Miliar


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 memukul keras kinerja PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) di sepanjang sembilan bulan pertama 2020.

Data yang diperoleh Kontan menunjukkan, pendapatan Matahari pada periode tersebut anjlok 57,5% secara tahunan Dengan begitu, LPPF hanya mengantongi pendapatan sebesar Rp 3,33 triliun, dari Rp 7,83 triliun pada periode sama tahun 2019. 

Penjualan eceran yang berkontribusi 64% terhadap total pendapatan LPPF turun 57,6% year on year (yoy), dari Rp 5,03 triliun menjadi Rp 2,13 triliun. Kemudian, penjualan konsinyasi (bersih) berkurang 57,7% yoy menjadi Rp 1,15 triliun dan pendapatan jasa terkoreksi 44,4% yoy menjadi Rp 50 miliar.

Penurunan penjualan turut membuat bottom line LPPF berkinerja negatif. Sepanjang sembilan bulan pertama 2020, LPPF mencatatkan rugi bersih Rp 616,61 miliar. Padahal, pada periode sama tahun 2019, LPPF masih membukukan laba bersih Rp 1,19 triliun.

 

Restrukturisasi bisnis

Dalam keterangan persnya, CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Department Store Terry O'Connor mengatakan, pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung mempercepat penutupan gerai-gerai yang berkinerja kurang baik sejalan upaya Matahari dalam restrukturisasi bisnis.

Terkait hal tersebut, sepanjang tahun ini, LPPF telah menutup tujuh gerai ritel format besar. Selain itu, LPPF juga telah menutup seluruh gerai khusus. 

Sejatinya, kinerja LPPF mulai pulih dan stabil pada bulan Juli, Agustus, hingga pertengahan September. Namun, mulai  14 September hingga awal Oktober 2020, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  berlaku kembali di Jakarta. Ini  menyebabkan gerai LPPF terpaksa tutup.

Di sisi lain, perusahaan ini tetap membuka tiga gerai format besar. Saat ini LPPF mengoperasikan 153 gerai di 76 kota di seluruh Indonesia. Perusahaan berniat mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan.

"Rencana pemulihan LPPF masih berjalan sesuai rencana. Namun, peningkatan kunjungan ke gerai masih tertahan oleh PSBB pada September 2020," ujarnya dalam keterangan resmi.

Ke depan, LPPF akan melakukan kontrol ketat atas pengeluaran dan melanjutkan pembekuan belanja modal kecuali untuk kebutuhan pembukaan toko di kuartal ini.

Sumber : Kontan, 24.10.2020.

23 Oktober 2020

[231020.EN.AIR] Cathay Pacific Axes 8,500 Jobs And Shuts Down Cathay Dragon

 

HONG Kong's flag carrier Cathay Pacific has confirmed that it will cut 8,500 jobs across the entire group, including 5,300 local staff and 600 based overseas.

The remaining 2,600 positions to be eliminated are currently unfilled, owing to cost reduction initiatives in recent months including a hiring freeze and the closure of certain overseas bases.

At the same time, the airline announced in a statement that Cathay Dragon will not be flying anymore as part of, what the airline says, is a corporate restructuring in response to the continued impact of the Covid-19 pandemic on aviation market.

With the grounding of Cathay Dragon, the airline said it will leverage "the potential of its low-cost carrier, HK Express".

"It is intended that regulatory approval will be sought for a majority of Cathay Dragon's routes to be operated by Cathay Pacific and HK Express, a wholly owned subsidiary," Cathay said.

Other measures to cut costs include: Executive pay cuts to continue throughout 2021; a third voluntary special leave scheme for non-flying employees to be introduced for the first half of next year, and no salary increases for 2021 nor the payment of the annual discretionary bonus for 2020 across the board for all employees.

Cathay Pacific CEO Augustus Tang noted that severance packages "that go beyond statutory requirements" will be offered to those losing their jobs.

"We have taken every possible action to avoid job losses up to this point. We have scaled back capacity to match demand, deferred new aircraft deliveries, suspended non-essential spend, implemented a recruitment freeze, executive pay cuts and two rounds of special leave schemes."

However in spite of these efforts, Mr Tang said the airline will continue to burn HKD1.5-2 billion (US$193.5 million-$257.3 million) cash per month. "This is simply unsustainable. The changes announced today will reduce our cash burn by about HKD500 million per month.

"Whilst this is a difficult time, we are a resilient group and a proud Hong Kong brand. I believe in this plan and I know we will prevail. We remain absolutely confident in the long-term future of Cathay Pacific, the Hong Kong aviation hub and the critical role Hong Kong will play in the Greater Bay Area and beyond."

Source : HKSG / Photo : MarketWatch.

[231020.ID.BIZ] Tekan Biaya Logistik, Ekonom: Perbanyak Pusat Ekonomi Baru

 

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah diharapkan bisa menambah pusat-pusat ekonomi baru guna menunjang sistem logistik nasional agar lebih efisien dalam mengurangi beban biaya logistik.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Hari Firdaus mengusulkan pemerintah agar memperbanyak pusat-pusat ekonomi baru untuk menambah frekuensi kunjungan kapal-kapal kargo ke pusat-pusat produksi.

"Tol laut belum berfungsi maksimal karena tidak ada hilirisasi dari pusat produksi. Hilirisasi tidak ada kareba tidak ada pusat-pusat ekonomi baru," tutur Ahmad dalam siaran pers, Jumat (23/10/2020).

Sementara itu, ekonom dari Universitas Nasional Rusman Ghazali menilai selama ini sistem logistik nasional belum efisien kendati peringkat Logistic Performance Index (LPI) 2019 relatif meningkat dibandingkan dengan 2018. Biaya logistik Indonesia masih tinggi, yakni di angka 28,7 persen, sehingga persentasenya sangat besar untuk keseluruhan biaya produksi.

Dia mencontohkan sistem logistik di sektor perikanan, dengan panjangnya rantai distribusi hasil perikanan mengakibatkan tingginya biaya logistik. Bahkan, biaya logistik antar pulau relatif lebih tinggi dibanding antar negara.

"Misalnya biaya angkut Kendari-Jakarta mencapai Rp1,28 per kg/km. Sementara biaya angkut Jakarta-China hanya Rp0,52/kg/km," katanya.

Indonesia dinilai masih boros modal untuk investasi dibanding Malaysia, Vietnam atau Thailand. Pemerintah diharapkan bisa terus melakukan efisiensi perizinan, memperbanyak infrastruktur pengangkutan produk, dan memperbanyak jadwal kapal angkut dari sentra produksi ke sentra distribusi.

Adapun, Soleh Rusyadi Maryam dari Sucofindo menyarankan pemerintah untuk memperbanyak Pusat Logistik Berikat (PLB) yang memiliki fleksibilitas dalam supply chain management.

"Di sini ada konsep one to many, many to one many to many," kata Soleh.

Menurutnya, dengan adanya PLB diyakini Soleh akan memperlancar arus barang impor dari sisi kewajiban kepabeanan, menjaga cash flow perusahaan, dan mendukung ketersediaan barang impor tepat waktu.

Sumber : Bisnis, 23.10.2020.

22 Oktober 2020

[221020.EN.SEA] Swire Shipping's Oz-PNG Service To Run Fortnightly

 

SWIRE Shipping will deploy 2,750-TEU newbuilds to support the newly upgraded fixed-day fortnightly service, connecting North Asia with Papua New Guinea (PNG) and Australia, reports London's Ship Technology.

The newly upgraded North Asia Express (NAX) service will start from November to offer customers improved convenience and increased frequency to their key markets.

Customers are expected to have a nine-day transit time from Hong Kong to Lae on the north coast of PNG. Apart from these ships, Swire will also deploy the 30,192-gross tonne MV Lae Chief, which will be delivered this month.

The vessel features 45 tonne cranes that can carry all cargo types, including breakbulk, out of gauge and reefers.

Said Swire general manager Jeremy Sutton: "This service upgrade will enable customers to improve supply chain efficiency and inventory management from both an import and export perspective."

The NAX service, which was launched in July 2015, seeks to provide a direct link between North Asia, Townsville and Lae in Papua New Guinea.

Source : HKSG.

[221020.ID.BIZ] Libur Panjang, Truk Sumbu 3 Dilarang Masuk Tol Jakarta-Cikampek

 

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatasi operasional angkutan barang guna mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H. Adapun, pembatasan operasional ini akan berlaku untuk arus mudik pada 27-28 Oktober 2020 dan arus balik pada 31 Oktober- 2 November 2020.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi akan mengeluarkan Surat Edaran yang mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang pada masa arus mudik dan balik libur nasional dan cuti bersama saat akhir Oktober 2020.

“Angkutan barang yang dikenakan pembatasan operasional adalah mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, dan kereta gandengan; dan mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi tanah, pasir, dan/atau batu, bahan tambang, dan bahan bangunan,” jelasnya dalam siaran pers, Kamis (22/10/2020).

Dia melanjutkan pembatasan operasional angkutan barang ini demi mengutamakan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, serta mengoptimalkan penggunaan dan pergerakan lalu lintas yang diperkirakan terjadi pada pekan depan.

Adapun, lanjutnya, pembatasan operasional angkutan barang dilakukan pada Tol Jakarta-Cikampek. Artinya, angkutan barang bersumbu tiga ke atas dilarang melalui tol tersebut selama masa pembatasan.

Dia menjelaskan pembatasan operasional angkutan barang berupa pengalihan arus lalu lintas dari Jalan Tol menuju Jalan Arteri dilakukan dengan ketentuan untuk arus mudik pada 27 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan tanggal 28 Oktober 2020 pukul 14.00 WIB.

Mobil barang dari arah barat ke timur akan mulai dilakukan pemeriksaan mobil barang untuk dikeluarkan di Gerbang Tol Cikarang Barat dan masuk kembali di Gerbang Tol Palimanan.

Sementara untuk arus balik pada 31 Oktober 2020 pukul 20.00 WIB sampai dengan tanggal 2 November 2020 pukul 08.00 WIB. Mobil barang dari arah timur ke barat akan mulai dilakukan pemeriksaan mobil barang untuk dikeluarkan di Gerbang Tol Palimanan IV dan masuk kembali di Gerbang Tol Cikarang Barat.

Kendati demikian, pembatasan operasional angkutan barang ini tidak berlaku bagi beberapa jenis kendaraan angkutan barang dengan muatan tertentu, seperti pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta barang-barang pokok.

Sumber : Bisnis, 22.10.2020.

21 Oktober 2020

[211020.EN.BIZ] Alibaba Inks Deal With Atlas Air to Serve South America e-commerce Market

 

CHINA's Cainiao Smart Logistics Network - a subsidiary of Chinese e-commerce giant Alibaba - has inked a freighter charter deal with Atlas Air as it targets the South American e-commerce market.

The deal will see Atlas fly dedicated charter flights between China, Brazil and Chile three times per week to "enhance Alibaba's extensive logistics network as cross-border trade between China and Latin America continues to expand".

The service will start in November and will reduce shipping times between China and destination markets from a week to an average of three days, according to London's Air Cargo News.

The move comes as Cainiao has seen its parcel volumes to South America take off this year; in the third quarter of 2020 it transported more than 8 million packages, double the number transported during the second quarter of this year.

"At Cainiao, we continue to invest in our network to support Alibaba merchants operating more than 100,000 online shops," said William Xiong, Cainiao's chief strategist and general manager of export logistics.

"Our partnership with Atlas Air will help us establish an efficient, reliable network to South America and other worldwide destinations by significantly reducing airfreight delivery time for the merchants we support."

Atlas Air Worldwide president and chief executive John Dietrich commented: "The global scale of our operating networks will enable Cainiao to continue to enhance its logistics capabilities and meet its objectives to offer customers faster deliveries globally."

Cainiao added that it is committed to facilitating international trade by improving overall supply chain efficiency and launching direct routes to major regions across the globe. Cainiao is expected to operate about 1,300 chartered flights by the end of 2020. Alibaba meanwhile has the ambition of achieving 24 hour delivery anywhere in China and 72 hours globally.

Source : HKSG.

[211020.ID.BIZ] Tertekan Pandemi, ALFI: Sektor Logistik Bergerak Minus 30,84% di Kuartal II-2020

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyatakan sektor logistik bergerak minus 30,84% pada kuartal II 2020 karena pandemi. Ketua Umum ALFI, Yukki Hanafi menambahkan, hal ini terjadi salah satunya karena sektor logistik yang menggunakan pesawat atau biasa disebut airtransport mengalami penurunan yang dalam.

"Untuk kinerja transportasi forwarding dan warehouse menurun sampai minus 30,84% di kuartal II 2020. Ini juga terjadi di manufaktur," jelas Yukki dalam acara The 2nd MarkPlus Industry Roundtable Logistics Industry Perspective pada Selasa (20/10) yang digelar virtual.

Namun demikian, Yukki berkata sektor logistik akan kembali rebound di pasar domestik pada 2022 dan pasar internasional bangkit pada 2024.

Selain itu dengan baru akan kembali normalnya logistik internasional pada 2024, Yukki menyatakan bahwa salah satu solusi terdekat adalah menyasar pasar Asia Tenggara. Ha Ini harus coba dilakukan pemain-pemain nasional mengingat pada 2025 akan ada skema borderless di antara negara-negara Asia Tenggara, sehingga pasarnya semakin terbuka tapi juga kompetitif.

"Pekerjaan rumah yang harus dibenahi kalau mau ekspansi dan bersaing itu seperti perbaikan bagaimana promosi layanan. Perbaikan packaging juga mutlak dilakukan karena setelah dianalisis, itulah salah satu kelemahan kita. Itu yang harus diperbaiki, termasuk juga dukungan penuh pemerintah. Serta tentu saja digitalisasi," kata Yukki.

Yukki menilai, industri logistik, terutama logistik udara, memang membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Saat ini saja, pengiriman barang lewat udara tersebut turun mencapai 80,23%.

Aksi rebound tersebut juga terganjal dengan kebijakan lockdown yang berbeda di tiap negara, sehingga mempengaruhi pengiriman barang ke luar negeri. "Kondisi logistik udara tersebut tentu saja mempengaruhi pertumbuhan secara keseluruhan," sambung dia. Ia memprediksi baru pada 2021 akan masuk proses recovery selaras dengan perbaikan yang terjadi di industri pariwisata.

Sebagai strategi ke depan, Yukki menyatakan akan fokus pada kesempatan meningkatkan kualitas dan mengeluarkan inovasi di berbagai lini. Contohnya seperti mendukung packaging yang lebih bersih dan sehat dalam inovasi nilai, lalu bekerjasama dengan pihak lain mengeluarkan layanan hotel, food delivery, grocery go online, hingga berkolaborasi dengan brand, cloud kitchen, crowd scientist dan komunitas driven delivery.

"Jadi kami melihat ini sebagai sebuah kesempatan baru lagi untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan pihak lain. New normal menjadi new opportunity," tutup dia.

Sumber : Kontan, 21.10.2020.