10 Agustus 2010

[100810.ID.BIZ] RI Incar Relokasi Pabrik Peleburan Metal Jepang

JAKARTA: Pemerintah mengincar relokasi industri peleburan basis metal asal Jepang ke Indonesia dengan menjual keunggulan sebagai pemilik cadangan bahan baku metal terbesar yang mampu menjamin keberlangsungan pasok.

Muhammad Lutfi, Duta Besar Indonesia untuk Jepang, mengatakan menggaet relokasi pabrik peleburan itu menjadi salah satu misi kerjasama ekonomi yang akan dilakukannya terhadap Jepang, di tengah besarnya minat Jepang untuk merelokasi pabrik peleburan metalnya.

Jepang, lanjutnya, berupaya merelokasi banyak industri peleburan metalnya karena dinilai tidak ramah lingkungan lagi di Jepang.

"Ini kan mestinya dioperasikan di daerah asal metalnya, seperti baja, nikel dan emas.

Ini cocok di Indonesia karena kita punya cadangan tambang basis metal yang cukup untuk itu. Nanti, ini akan menjadi bahan pembicaraan kita secara win-win solution," katanya seusai dilantik Presiden Susilo

Bambang Yudohoyona bersama 23 dubes lainnya di Istana Negara hari ini.



Dia mengungkapkan Jepang memang sudah merencanakan untuk merelokasi pabrik peleburan metal mereka yang banyak terdapat di Osaka untuk dipindahkan ke luar Jepang.



Dia mengharapkan upaya menarik industri peleburan metal Jepang itu bisa dilakukan karena antara kedua negara saling membutuhkannya.

Menurut Lutfi, Indonesia membutuhkan hal itu untuk meningkatkan nilai jual barang tambang basis metal dan menciptakan lapangan kerja.

Di sisi lain, lanjutnya, Indonesia juga membutuhkan peran Jepang untuk melakukan reindustrialisasi yang sudah berjalan sejak 1970-an, terutama membantu upaya menciptakan dan memperoleh teknologi baru di bidang industri.

"Jepang itu penting bagi Indonesia karena menjadi mitra dagang terbesar, pemberi pinjaman paling besar. Di sisi lain, Jepang butuh kita karena ada perubahan peradaban dunia. Menguatnya peran ekonomi

China, menjadikan hubungan Indonesia- Jepang menjadi penting bagi kedua pihak," katanya.(sut)

Sumber : Bisnis Indonesia, 10.08.10.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar