30 Juli 2015

[300715.ID.BIZ] Pabrik Beroperasi, Siam Siap Perkuat Pasar Lokal

JAKARTA. Tak lama lagi Siam Cement Group (SCG) punya amunisi baru untuk mendongkrak kinerjanya di Indonesia.  Adalah pabrik semen di Sukabumi, Jawa Barat yang pembangunan kini sudah mencapai 80% dari target.

Pabrik perusahaan asal Thailand yang dibangun dengan investasi US$ 356 juta ini akan beroperasi di tahun ini. Operasi pabrik semen ini akan  dipegang anak usaha SCG yakni PT Semen Jawa.

Nantapong Chantrakul, Country Director SCG Indonesia bilang, hasil produksi pabrik ini untuk melayani permintaan pasar domestik. "Kuartal tiga tahun ini, pabrik kami sudah bisa beroperasi," ujar Nantapong kepada KONTAN, Senin (27/7).

Pabrik ini dibangun sejak September 2013 lalu, di tahap awal, akan  memproduksi  sebanyak 1,8 juta ton. Selanjutnya, SCG mempersiapkan rencana produksi tahap dua dengan jumlah yang sama. "Desain pabrik yang kami persiapkan bisa memproduksi 2 x 1,8 juta ton semen per tahun," katanya.

Namun, pembangunan pabrik tahap kedua baru akan dilakukan jika hasil produksi semen tahap pertama sukses dan terserap pasar semen di Indonesia. Dalam rencana SCG, pabrik ini akan menggantikan impor semen milik SCG dari Thailand.

"Saat ini kami mengimpor semen sekitar seratus ribu ton untuk periode 2014-2015. Jika pabrik beroperasi, impor akan berhenti," ungkap Nantapong.

Keinginan SCG mendirikan pabrik di Indonesia lantaran pasar semen di Indonesia cukup besar. SCG ingin mengulang kesuksesannya menguasai pasar semen di Thailand.

"Pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah memberikan tambahan dana bagi pemerintah untuk menggenjot belanja infrastruktur. Selain itu kami optimistis pasar Indonesia akan membaik untuk jangka panjang," jelas Nantapong.

Keinginan SCG mendistribusikan semen untuk proyek infrastruktur di Indonesia terlihat sejak April 2015 lalu. Melalui PT SCG Readymix Indonesia, SCG jadi pemasok beton siap pakai untuk pembangunan mass rapid transit di Jakarta. Untuk proyek ini, SCG memasok beton siap pakai senilai  Rp 110 miliar dalam bentuk 120.000 meter kubik beton siap pakai.


Sumber : Kontan, 30.07.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar