16 Agustus 2015

[160815.ID.BIZ] Gara-gara Akusisi, Kerugian EXCL Membengkak

JAKARTA. Akuisisi PT Axis Telekom Indonesia berdampak negatif kinerja PT XL Axiata Tbk (EXCL). Kerugian perusahaan telekomunikasi  membengkak di semester pertama tahun ini.

Sepanjang 6 bulan 2015, EXCL membukukan kerugian Rp 850,88 miliar. Angka tersebut meningkat 91,29% dari Rp 444,81 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Padahal pendapatan EXCL hanya menipis 3,89% dari Rp 11,54 triliun ke posisi Rp 11,09 triliun. Pendapatan seluler menjadi penyumbang terbesar Rp 0,61 triliun.

EXCL mampu menekan beban dari Rp 10,81 triliun menjadi Rp 10,56 triliun. Namun emiten telekomunikasi ini mengalami rugi kurs sebesar Rp 1,39 triliun.

"Saat ini proses transformasi jangka menengah masih dalam tahap awal perjalanan dan masih terus berproses. Ke depan kami akan semakin fokus untuk segera menuntaskan agenda transformasi untuk memperkuat posisi perusahaan," sebut Direktur Utama EXCL Dian Siswarini, dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Jumat, (14/8).

Pendapatan Axis yang termasuk dalam laporan laba rugi sejak 20 Maret 2014 dengan tanggal merger adalah sebesar Rp 144,12 miliar. Kemudian, Axis memberi kontribusi rugi sebesar Rp 123,25 miliar di periode yang sama.

Lalu jika Axis dikonsolidasikan sejak awal 2014, periode semester pertama tahun lalu akan menunjukkan pendapatan proforma sebesar Rp 12,08 triliun. Kemudian rugi proforma dari kegiatan usaha normal periode berjalan adalah Rp 4,71 triliun.

Dengan penurunan kinerja ini, rugi per saham EXCL pun meningkat dari Rp 53 menjadi Rp 100.


Sumber : Kontan, 14.08.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar