01 September 2016

[010916.ID.BIZ] TIKI Buka Jasa Pengiriman Barang Ke Luar Negeri

JAKARTA. PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) membuka layanan pengiriman anyar untuk ke luar negeri. untuk menangkap peluang permintaan untuk pengiriman ke luar negeri yang cukup banyak.

Yulina Hastuti, President Director TIKI menyebutkan, pihaknya sudah bekerjasama dengan beberapa pos negara lain seperti Singapura, Malaysia, juga Dubai yang sudah dapat digunakan pada September 2016. Saat ini pengiriman barang ke internasional lebih banyak ke Singapura dan Hongkong.

Yulina mengaku, pihaknya akan terus mengembangkan inovasi dan strategi untuk TIKI. Oleh karena itu, TIKI memiliki alat baru yang dinamakan “Self Service Machine”. Nantinya pelanggan dapat melakukan penimbangan juga pembayaran sendiri. Setelah itu barang yang akan dikirim bisa langsung dimasukkan ke dalam mesin tersebut. “Satu unit mesin kami membutuhkan dana investasi kurang lebih Rp 100 juta,” ujar Yulina saat konferensi pers pada Kamis, (1/9)

Untuk saat ini TIKI masih memiliki satu unit “Self Service Machine” yang dapat digunakan di kantor pusat TIKI Jalan Raden Saleh Raya. Selain di kantor TIKI, tak menutup kemungkinan “Self Service Machine” ini juga akan ditemui dan digunakan di mall maupun minimarket.

Walaupun Yulina tidak menyebutkan berapa unit lagi yang akan diproduksi tahun depan, ia mengaku akan terus menambah unit dengan sebelumnya melakukan evaluasi terhadap kegunaan alat ini. “Evaluasi akan berjalan kurang lebih tiga sampai enam bulan,” ungkap Yulina.

Selain “Self Service Machine”, TIKI juga memiliki layanan Drive Thru. Rocky Nagoya, Managing Director TIKI, mengatakan untuk penyediaan satu layanan Drive Thru, pihaknya mengeluarkan dana investasi kurang lebih sebesar Rp 20 juta-Rp 30 juta.

Sebagai informasi, saat ini TIKI memiliki tiga ratus agen untuk Jakarta dan sekitar lima ribu agen tersebar di seluruh Indonesia. Sampai akhir tahun, TIKI berencana untuk menambah sebanyak lima puluh agen anyar di wilayah Jakarta. Sementara itu, dalam satu bulan TIKI dapat mencatatkan kurang lebih dua juta pengiriman.


Sumber : Bisnis Indonesia, 01.09.16.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar