24 Juni 2015

[240615.ID.BIZ] Polemik Merger Cheil Dengan Samsung C&T


SEOUL. Merger dua anak usaha Samsung tidak berjalan mulus. Elliot Associates menggalang suara untuk membatalkan rencana pengambilalihan Samsung C&T Corp oleh Cheil Industries Inc.

Selama beberapa hari terakhir, hedge fund yang dikelola oleh Paul Singer bersama dengan ratusan pemegang saham kecil Samsung itu menolak tawaran Cheil. Penyebabnya, nilai penawaran terlalu rendah.

Asal tahu saja, pada Mei 2015 lalu, Cheil Industries mengajukan proposal penawaran kepada Samsung C&T senilai US$ 8,9 miliar. Cheil Industries menawarkan 35% saham baru untuk setiap saham Samsung C&T. Perusahaan hasil merger akan menggunakan nama Samsung C&T dengan target penjualan tahunan KRW 60 triliun di 2020. Tahun lalu, penjualan gabungan kedua perusahaan ini sebesar KRW 34 triliun.

Keluarga pewaris Samsung Group, Lee Kun Hee berencana menggabungkan Samsung C&T dan Cheil supaya memiliki kendali penuh terhadap seluruh bisnis perusahaan. Kedua perusahaan yang terdaftar di bursa Korea Selatan ini memiliki nilai valuasi gabungan lebih dari KRW 30 triliun.

Elliot Associates merupakan pemegang saham terbesar ketiga Samsung C&T dengan nilai kepemilikan sebesar 7,1%. Jika digabungkan, jumlah saham Elliot Associates dengan pemegang saham asing di luar keluarga Lee mencapai 33%.

Sedangkan, pewaris Samsung beserta sekutunya termasuk keluarga Lee dan kelompok afiliasinya menggenggam saham gabungan sebesar 19,8% saham.

Dana pensiun nasional

Kedua kubu berkompetisi mendapatkan suara dari Dana Pensiun Nasional Korea Selatan alias National Pension Service (NPS). Maklum, NPS merupakan pemegang saham terbesar Samsung yakni 10,15%. Keputusan NPS berdampak terhadap kelangsungan merger tersebut.

"Bagian investasi NPS masih mengkaji masalah ini," kata Jurubicara NPS Chi Young Hye mengutip Bloomberg.

Analis HI Investment & Securities Co Lee Sang Hun mengatakan sulit melawan Samsung saat ini, sebab harga saham Samsung C&T meningkat. Ini merupakan insentif bagi pemegang saham untuk menyetujui aksi korporasi tersebut.

"Saya tidak melihat alasan tunggal untuk dana pensiun menentangnya. Saham Cheil dan Samsung C&T akan turun jika kesepakatan ini dibatalkan," kata Lee.

Pada Perdagangan, Selasa (23/6), harga saham Samsung C&T naik 0,2% menjadi KRW 64.400. Begitu juga dengan harga saham Cheil yang meningkat 0,9% menjadi KRW 173.500 per saham. 


Sumber : Kontan, 24.06.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar