23 September 2014

[230914.ID.BIZ] Bridgestone Ingin Perbesar Pasar Dalam Negeri

Bisnis.com, SURABAYA - Produsen ban PT Bridgestone Tire Indonesia ingin memperbesar pasar di dalam negeri dengan memproduksi ban Ecopia yang mampu menghemat bahan bakar sejalan dengan adanya rencana pencabutan subsidi BBM oleh pemerintah.

Frankie Paduli, Asisten Sales and Marketing Director Bridgestone, mengatakan saat ini pangsa pasar ban Bridgestone di Indonesia sekitar 35%.

Dengan memproduksi ban ramah lingkungan tersebut, Birdgestone mengincar para pemilik mobil MPV (multi porpose vehicle) berbagai merek yang banyak diminati keluarga saat ini, atau setidaknya bisa meningkatkan pangsa pasar melebihi 35%.

"Target penjualan kami sebanyak-banyaknya, karena yang kami tau harga bahan bakar nanti akan tinggi dan jumlah kendaraan yang beredar semakin banyak apalagi mobil keluarga, otomatis produk ban sangat dibutuhkan sebagai ban pengganti," jelasnya di sela-sela acara Ecopia Go Indonesia di Surabaya, Selasa (16/9/2014).

Dia menjelaskan Bridgestone saat ini sudah memiliki lebih dari 40 distributor, 200 toko model (jaringan toko resmi), 5 Bridgestone Truck Centre, 1.500 toko yang menjual ban Bridgestone di seluruh Indonesia.

"Jawa Timur pun masih akan terus menjadi pasar potensial bagi kami sejalan dengan tingginya pertumbuhan industri otomotif di sini," imbuhnya.

Yasuhiro Ukegawa, Sales and Marketing Director Bridgestone, mengatakan pihaknya telah menggelar program Ecopia Go Indonesia untuk membuktikan bahwa produk baru ban Ecopia yang diproduksi itu menjadi pilihan terbaik untuk menghemat bahan bakar bagi konsumen di Indonesia.

Adapun program pengujian ketahanan ban Ecopia tersebut telah dilakukan sejak 12 September 2014 dengan start dari fasilitas proving ground (PG) Bridgestone.

Perjalanan pengujian itu mengelilingi Pulau Jawa selama 9 hari dengan jarak tempuh 1.687 Km dengan menggunakan 3 unit mobil dan 3 jenis ban yang berbeda termasuk kompetitornya.

"Ada 7 kota yang dilewati untuk bertemu langsung dengan konsumen, yakni rute pertama ke Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya, Semarang dan Cirebon," jelas Yasuhiro.


Sumber : Bisnis Indonesia, 16.09.14.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar