10 Oktober 2014

[101014.ID.BIZ] Media Sosial Picu Ledakan Data


Bisnis.com, JAKARTA--Perkembangan media sosial yang begitu pesat memicu ledakan data yang tidak terstruktur sehingga perlu manajemen data yang memiliki daya tampung dengan kapasitas besar.

Direktur PT Micronics Internusa Rudi Rusdiah mengatakan jumlah pengguna media sosial di Tanah Air seperti Facebook mencapai 53 juta, Twitter 28 juta, Instagram 16,5 juta, dan Youtube 7,1 juta pengguna. “Media sosial itu menyebabkan terjadinya konvergensi media dan meledaknya data yang tidak terstruktur serta kualitatif bersama struktur data lainnya,” ujarnya, Rabu (8/10/2014).

Menurutnya, ledakan data terjadi pada tiga tahap. Pertama, saat lahirnya komputer lahir pada 1990. Kedua, pada era lahirnya internet yang digunakan sebagai sarana untuk saling terhubung. Ketiga, saat adanya media sosial yang dengan mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat.

Rudi menjelaskan saat ini Indonesia memasuki era data yang besar atau big data. “Pada era ini, analis industri, intelijen bisnis, hingga intelijen militer memanfaatkan big data yang sebagian besar tidak terstruktur kualitatif,” katanya.

Data tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk memenangkan persaingan bisnis dan untuk keperluan lainnya. “Kami memperkirakan akan terjadi ledakan yang lebih besar lagi pada 2015 yakni pada era Internet of Things (IOT), seperti kamera sekuriti, webcam, peralatan lainnya,” tuturnya.

Sumber : Bisnis Indonesia, 08.10.14.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar