18 Oktober 2015

[181015.ID.BIZ] CEO Kamadjaja Jadi Pembicara di PDMA Global Conferance 2015

Bisnis.com, JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) PT Kamadjaja Logistics Ivan Kamadjaja akan hadir sebagai pembicara pada konferensi berskala global PDMA Global Conferance 2015 di Anaheim, California, Amerika Serikat, pada 9 -11 November 2015.

Ivan Kamadjaja menuturkan keikutsertaannya sebagai pembicara di forum PDMA Global Conferane 2015 menyusul keberhasilan PT Kamadjaja Logistics meraih penghargaan The Outstanding Corporate Innovator Award Indonesia 2015 untuk kategori Platinum winner, pada Maret lalu.

"Kami bangga terpilih mewakili Indonesia pada forum berskala internasional. PDMA telah mengirim surat resmi kepada kami pada September lalu. Dan kami sudah menyatakan bersedia menjadi pembicara pada PDMA Global Conferance 2015 di Amerika Serikat," katanya dalam rilis yang diterima Bisnis.

Outstanding Corporate Innovator (OCI) Award merupakan satu-satunya peghargaan inovasi yang mengakui kinerja bisnis suatu perusahaan dapat diukur secara berkelanjutan berdasarkan produk dan layanan baru.

Penghargaan OCI telah sukses diselenggarakan olen Product Development Management Association (PDMA) selama lebih dari seperempat abad di Amerika Serikat melalui serangkaian proses seleksi yang andal dan dapat dipercaya sehingga mampu memberikan mekanisme amat baik untuk mengidentifikasi perusahan yang dapat menangkap dan menciptakan nilai melalui inovasi produk dan layanan.

Dia mengatakan PDMA sebagai penyelanggara konferensi tertarik mengetahui lebih jauh tentang inovasi yang dilakukan PT Kamadjaja Logistics dalam menjalankan bisnis logistik di Indonesia.

Ivan mengungkapkan tekad perusahaan untuk membantu pemerintah mencapai target penurukan Produk Domestik Bruto (PDB) biaya logistik dari 25% menjadi 19% pada 2018. Dia berharap pemerintah akan menyederhanakan proses perizinan dan memberikan insentif pajak bagi pembukaan perusaan logistik yang baru, yang berlaku secara nasional dan mencakup semua kegiatan logistik.

"Volume produksi industri makin meningkat pesat, tentu saja diperlukan inovasi agar dapat menekan biaya logistik. Ini tantangan bagi perusahaan-perusahaan yang harus ada solusinya," katanya.


Sumber : Bisnis Indonesia, 16.10.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar