03 November 2015

[031115.ID.BIZ] BUMN Yunani Akan Suntik Modal Bank

ATHENA. Hellenic Financial Stability Fund siap menyelamatkan bank-bank komersial Yunani. Perusahaan milik Pemerintah Yunani yang bertugas membantu stabilisasi sektor perbankan ini menyiapkan dana € 10 miliar untuk suntikan modal ke perbankan.

Seperti diketahui, menurut hasil uji tekan alias stress test Bank Sentral Eropa atawa European Central Bank (ECB), bank-bank di Yunani membutuhkan tambahan modal € 14 miliar atau setara US$ 15,9 miliar supaya bisa bertahan.

ECB mengharapkan para pemegang saham menggelontorkan suntikan modal setidaknya sebanyak € 4,4 miliar. Adapun bank-bank besar Yunani yang membutuhkan tambahan dana segar adalah Piraeus Bank senilai € 4,9 miliar dan National Bank of Greece sebesar € 4,6 miliar.

Lalu, Alpha Bank dan Eurobank memerlukan tambalan dana masing-masing sebanyak € 2,7 miliar dan € 2,1 miliar. Kucuran dana Hellenic Financial Stability Fund tidak gratis. Sebagai imbalannya, Hellenic menginginkan 25% saham biasa dengan hak suara penuh dan obligasi konversi.

Dampaknya, porsi kepemilikan saham di bank-bank Yunani bakal menyusut. Wilbur Ross, orang kaya dunia dan pemilik saham Eurobank Ergasias SA, menyatakan, negara seharusnya menyuntik modal melalui obligasi konversi untuk mencegah dilusi saham pemilik eksisting yang turun.

"Investor tidak akan nyaman dengan komitmen Hellenic kepada bank, yang bisa disebut nasionalisasi itu," ungkap Ross seperti dikutip Bloomberg.

Tolak bantuan pemerintah Setelah hasil stress test dirilis, bank-bank memutuskan akan menutup kebutuhan modal dari dana swasta. Alasannya, bank ingin mengurangi bantuan negara untuk meringankan beban tumpukan utang Yunani.

"The National Bank of Greece bermaksud meningkatkan modal sebanyak mungkin dari sumber swasta dan modal sendiri," ujar Leonidas Fragkiadakis, Chief Executive Officer ( CEO) The National Bank of Greece.

Setali tiga uang, Piraeus Bank juga tidak akan mengandalkan pemerintah sebagai sumber dana untuk memenuhi persyaratan modal dari ECB. "Kami mengandalkan tambahan modal dari investor swasta dan tindakan sekunder lainnya," tandas Anthimos Thomopoulos, CEO Piraeus Bank.

Ross menambahkan, keberhasilan bank memperoleh modal dari swasta tergantung dari kejelasan pemerintah tentang struktur kepemilikan saham dan tingkat partisipasi tata kelola bank. "Sebagai investor di Eurobank, kami ingin menjadi bagian dari solusi untuk memenuhi kebutuhan modal bank," kata Ross.


Sumber : Kontan, 03.11.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar