04 Februari 2016

[040216.ID.BIZ] KA Cepat untuk Pertumbuhan



JAKARTA: Presiden Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan KA cepat Jakarta-Bandung. Selain menandai peradaban baru transportasi KA, adanya KA cepat diharapkan memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing kawasan.

Pencanangan dilakukan Presiden Jokowi di perkebunan teh Mandalawangi di Cikalong Wetan, Kab. Bandung Barat, Jabar, Kamis (21/1). Dalam sambutannya, Presiden mengatakan, pembangunan KA cepat menjadi modal Indonesia untuk meningkatkan daya saing dibandingkan dengan negara lain.

"Era sekarang merupakan era persaingan, competitiveness. Negara yang efisien, yang cepat dalam membangun, cepat dalam memutuskan, akan menjadi pemenang dalam persaingan. KA cepat adalah untuk memenangi persaingan," kata Presiden.

Menurut Presiden, pemerintah akan menggalakkan penggunaan transportasi umum massal. Ia menegaskan, pembangunan KA cepat untuk menumbuhkan kepercayaan investor. KA Cepat Jakarta-Bandung akan menghubungkan 4 stasiun, yakni Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar.

KA cepat dibangun dibangun dengan investasi sekitar 5,573 miliar dollar AS atau sekitar Rp70 T yang investasinya bukan berasal dari APBN serta tanpa adanya jaminan permerintah.

Direncanakan, proses konstruksi KA cepat selesai 2018 dan beroperasi mulai 2019. Dirut PT KCIC Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan, untuk pengembangan kawasan, pihaknya bekerjasama dengan konsultan untuk menyusun rencana induk pengembangan kawasan.

Setelah rencana induk jadi, akan diajukan izin lokasi kepada kepala daerah terkait. Setelah itu, baru pihak lain, seperti pengembang, diikutsertakan.

Sumber : Kompas, 22.01.16.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar