19 April 2016

[190416.ID.BIZ] Merugi, Zalora Nyaris Kehabisan Uang

Jakarta - Zalora, perusahaan e-commerce terfokus di Asia Tenggara yang didanai oleh Rocket Internet tampaknya mulai kehabisan uang.

Menurut laporan keuangan perusahaan, Zalora menderita rugi kotor (sebelum pajak, bunga, depresiasi dan amortisasi, perusahaan) sebesar US$ 259 juta dari periode 2013-2015, sementara menurut data Tech in Asia, Zalora hanya memiliki pendanaan eksternal dari investor sebesar US$ 238 juta.

Rocket Internet sendiri mempunyai kas sebesar US$ 86,3 juta yang tersebar di enam perusahaannya. Tidak diketahui seberapa besar uang yang dimiliki Zalora sendiri. Kas itu sendiri tidak akan mencukupi operasi Rocket apabila Rocket tidak mendapatkan investor baru.

Situasi Zalora menyerupai Lazada yang juga hampir bangkrut sebelum diselamatkan Alibaba. Alibaba menginvestasikan US$ 500 juta dalam bentuk modal segar dan US$ 500 juta dalam bentuk pembelian saham. Akuisisi senilai US$ 1 miliar ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara untuk sebuah perusahaan e-commerce.

Lazada dianggap sebagai Alibaba atau Amazon dari Asia Tenggara namun di balik nama besarnya, ternyata operasional perusahaan kurang sehat. Perusahaan yang didukung oleh Rocket Internet ini mencatatkan penjualan US$ 191 juta hingga kuartal ketiga tahun lalu, namun perusahaan menderita rugi operasional hingga US$ 233 juta di periode yang sama. Sebagian besar biaya operasi dihabiskan untuk mendapatkan pengguna baru, insentif untuk para merchant dan biaya pemasaran.

Sementara itu, Foodpanda juga menderita rugi kotor sebesar US$ 116 juta di 2015 dan posisi kas di US$ 97,9 juta.

Foodpanda telah melakukan efisiensi karyawan di India dan Hong Kong.

Sumber : BeritaSatu, 18.04.16.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar