07 November 2013

[071113.EN.SEA] Dahlan: Revisi DNI Ciptakan Kompetisi di Pelabuhan

Jakarta (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan rencana pemerintah merevisi Daftar Negatif Investasi (DNI) di antara membuka bisnis pengelolaan bandara dan pelabuhan bagi investor asing tidak akan menganggu kinerja perusahaan mlik negara di kedua sektor tersebut.

"Dengan dibolehkannya asing masuk ke bandara dan pelabuhan, justru akan menguntungkan karena memicu terjadinya kompetisi yang sehat," kata Dahlan, usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis.

Menurut Dahlan, dengan masuknya asing maka pengelolaan bandara maupun pelabuhan akan semakin bagus karena berlomba untuk menciptakan infrastruktur dan pelayanan yang terbaik kepada publik.

Diketahui pemerintah saat ini sedang memfinalisasi revisi Daftar Negatif Investasi (DNI), yang meyangkut penutupan dan pembukaan sejumlah bisnis bagi pemain asing.

Pemerintah berharap revisi DNI yang awalnya ditargetkan rampung triwulan III 2013 tersebut dapat meningkatkan nilai investasi serta tetap menjaga kepentingan para pengusaha nasional, tetap juga tidak proteksionisme.

Menurut Dahlan, hampir semua pelabuhan dan bandara yang dikelola BUMN sudah dikembangkan dengan baik.
Ia menyebutkan, pelabuhan Palembang, Sorong sedang dikembangkan dan segera selesai.

"Pelabuhan Jambi belum, jadi kalau ada investor mau masuk silahkan," ujarnya.

Ia menggambarkan bahwa infrastruktur pelabuhan dan bandara BUMN saat ini posisinya sudah berlari kencang, jadi kalaupun asing mau masuk tentu kita sudah sangat siap.(rr)


Sumber : Antara, 07.11.13.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar