26 Agustus 2014

[260814.ID.BIZ] 2025, Pertamina Jadi Macan Asia di Sektor Energi

Bisnis.com, JAKARTA--PT Pertamina (Persero) siap menjadi “macan Asia” di sektor energi pada 2025 karena perusahaan National Oil Company semakin memiliki peranan penting dalam penguasaan energi.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan kondisi tersebut menjadi peluang bagi perusahaan tidak hanya sebagai pelaku utama bisnis energi tetapi juga pelaku utama bisnis energy di tataran regional dan global.
“Pertamina telah menunjukkan komitmen yang tinggi untuk mencapai cita-cita sebagai World Class Energy Company dan dapat berdiri sejajar dengan perusahaan global. Untuk itu, Pertamina akan lebih ekspansif menjalankan bisnis di masa mendatang, tidak hanya di dalam negeri, melainkan juga luar negeri,” ujarnya, Selasa (26/8/2014).
Menurutnya, saat ini perusahaan plat merah itu telah menduduki peringkat 123 dalam jajaran 500 perusahaan terbesar dan terelit dunia versi Majalah Fortune yang merupakan bentuk pengakuan atas prestasi Pertamina di kancah global.
Hanung mengungkapkan pada tahun fiskal 2013, Pertamina berhasil membukukan total pendapatan sebesar US$71,1 miliar, meningkat dibandingkan dengan 2012 yang mencapai US$70,9 miliar.
Bahkan, laba bersih pada 2013 meningkat 11% menjadi US$3,07 miliar dari tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan US$2,77 miliar, kendati masih mengalami rugi sebesar Rp5,7 triliun pada bisnis LPG non subsidi 12kg.
Dia menjelaskan, produksi migas Pertamina ditargetkan terus meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini, produksi migas 520.390 boepd selama semester I 2014 atau naik sekitar 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Pencapaian ini merupakan fondasi yang kuat untuk mencapai cita-cita perusahaan memproduksi migas sebanyak 2,2 juta boepd pada 2025,” ujarnya.
Bahkan jelasnya, kehadiran Pertamina di Timor Leste juga menjadi salah satu upaya Pertamina untuk terus meningkatkan ekspansi usaha ke luar negeri. “Kami yakin, capaian yang sudah diraih Pertamina saat ini bisa menjadi fondasi yang kuat bagi upaya perusahaan meraih aspirasi ‘World Class National Energy Company’ dan menjadi Asian Energy Champion yang sanggup menopang Asia pada 2025,” jelasnya.
Sumber : Bisnis Indonesia, 26.08.14. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar