07 Februari 2015

[070115.ID.BIZ] Menperin Sebut 2-3 Tahun Lagi RI Produksi Mobil Bisa Pakai Bensin Nabati dan Gas

Jakarta -Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menyebutkan bahwa Indonesia sudah siap untuk memproduksi mobil jenis baru, yaitu Low Emission Carbon Car (LECC). Mobil ini bisa menggunakan 2 jenis bahan bakar alias dual fuel yang lebih ramah lingkungan.

"Produsen mobil yang tergabung di Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sudah menyatakan siap memproduksi LECC. Mobil ini bisa dual fuel, yaitu gas dan bio fuel (bahan bakar nabati)," kata Saleh kala ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (16/1/2015).

Saat ini, lanjut Saleh, pemerintah sedang menyusun kerangka regulasi untuk LECC. Mobil ini memang butuh payung hukum seperti Low Cost Green Car (LCGC).

"Targetnya selesai tahun ini. Jadi dalam 2-3 tahun ke depan Indonesia sudah punya mobil dual fuel," kata Saleh.

Pemerintah, tambah Saleh, juga akan memberikan insentif kepada LECC. "Akan ada insentif supaya harganya terjangkau oleh masyarakat," ujarnya.

Soal harga, Saleh belum bisa memastikan angka pasti. Namun yang jelas, harga diusahakan terjangkau karena pemerintah akan memberi insentif.

"Harga itu terakhir ditentukan. Nanti akan ada insentif, sehingga terjangkau," sebutnya.

LECC, menurut Saleh, juga merupakan salah satu upaya untuk mendukung peralihan dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke energi alternatif. "Ini tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tapi didorong juga supaya bisa ekspor," ucap Saleh.

(hds/hen)

Sumber : detik, 16.01.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar