17 Februari 2015

[170215.ID.BIZ] AS Timur Catat Rekor Suhu Dingin

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Rekor baru suhu dingin mencengkeram Amerika Serikat bagian timur, Selasa (17/2). Badai musim dingin ber-es menyerang bagian tengah dan mengarah ke Atlantik bagian tengah.

Imbasnya, timbunan salju menumpuk hingga memaksa kantor federal di Washington DC ditutup, Selasa (17/2). Hujan salju lebat dan pergerakan es melaju menuju timur dari Missouri, Arkansas, southern Illinois, Tennessee, Kentucky, Indiana dan Ohio.

Ahli meterologi Layanan Cuaca Nasional Brian Hurley mengatakan sekitar 50 juta orang terdampak cuaca dingin. Suhu kali ini memecahkan rekor di New York. Suhu terdingin sebelumnya terjadi pada 2003 dengan sembilan derajat Fahrenheit.

Sebelumnya, suhu terdingin, yaitu 11 derajat Fahrenheit pada 1987. ''Kali ini, New York mencapai lima derajat,'' kata Hurley. Ini menjadikan rekor paling bersalju dalam sejarah kota. Menurut Hurley, kondisi terberat terjadi di dekat pantai Massachusetts timur.

Badai menuju timur dan hujan beku juga diperkirakan menuju bagian selatan. Keadaan bahaya telah diumumkan di Carolina Utara, Virginia, Mississippi, Georgia, Kentucky dan Washington DC.

Kantor //Personnel Management// AS menginformasikan dalam situs resminya kantor federal telah ditutup di DC Fort Knox. Pos Militer AS di Louisville dan Kentucky juga akan ditutup mulai Selasa karena masalah cuaca dan jalan.


Maskapai-maskapai AS terpaksa membatalkan 2.600 penerbangan, terutama di bandara yang paling parah terimbas, yaitu bandara Carolina Utara dan Tennessee. Cuaca dingin membekukan jalan sehingga beberapa jalan utama, sekolah, tempat atraksi turisme ditutup.

Hujan es di Arkansas menutup sekolah-sekolah. Gubernur Arkansas  Asa Hutchinson mengatakan hampir semua pegawai pemerintah diperintahkan tinggal di rumah. Pihak berwenang mengatakan kondisi jalanan berbahaya.

Mereka melaporkan ada sekitar enam kecelakaan di jalan dekat Louisville, Kentucky. Hurley mengatakan salju di Cincinnati menumpuk setinggi 25 sentimeter sementara badainya menuju timur.

''Sasaran mereka Washington dan Baltimore,'' kata Hurley. Badai akan diikuti oleh angin dari Artik, tambahnya, yang membawa suhu dingin ke Amerika bagian timur pada Kamis atau Jumat.

Di Pennsylvania barat, tabrakan terjadi antara sebuah van dan bus sekolah yang membawa 13 siswa. Beberapa orang dilaporkan terluka karena insiden imbas jalan licin tersebut.


Sumber : Republika, 17.02.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar