11 April 2015

[110415.ID.SEA] Ini Dia 10 Pelabuhan Besar Dunia

Bisnis.com, JAKARTA – Tolok ukur kemajuan perekonomian suatu negara minimal dapat dibaca salah satunya melalui tingkat kesibukan pelabuhannya. Pelabuhan di sini adalah jenis pelabuhan laut untuk aktivitas perdagangan luar negeri.

Menurut Prof. Dr. Anselm Vermeulen dari Center of International Program, Donghua University China, China sampai saat ini menjadi satu-satunya negara yang mendominasi pelabuhan-pelabuhan besar tersibuk di dunia baik dari sisi kapasitas, luasan terminal maupun fasilitas pendukungnya.

Deng Xiaoping, sebut Vermeulen, menjadi aktor modernisasi China setelah era Ketua Mao Tse Tung. Bila China ingin maju seperti Barat, orang China harus belajar menjadi kucing.

Deng menukik pada intisari bahwa tugas kucing adalah menangkap tikus. Kalau seekor kucing tak bisa menangkap tikus, itu bukan kucing. Dengan menangkap tikus, rakyat China akan menjadi lebih makmur.

Oleh karena itu, Deng juga menerabas tabu politik pada era "Tirai Bambu" yang melarang rakyat China menjadi kaya. Bagi Deng, menjadi kaya tidak haram.

"Dahulu, orang kaya di China akan menghadapi eksekusi mati. Namun, dengan filosofi Deng itu, China kini berhasil menggeser dominasi pelabuhan-pelabuhan besar dari Barat seperti Rotterdam dan Hamburg dalam dua dasawarsa terakhir," ucap Vermeulen kepada Bisnis.com, di Tongji University, Shanghai, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Sebagian besar aktivitas logistik di pelabuhan China berada di kota-kota besar bagian timur China daratan sepert Shenzhen, Guangzhou, xiamen, Shanghai, Ningbao, Tianjin.

Berikut ini merupakan ringkasan dari aktivitas 10 pelabuhan tersibuk di dunia:

1. Pelabuhan Shanghai

Saat ini, Port of Shanghai menjadi pelabuhan terbesar dan tersibuk di dunia dengan kapasitas terpasang yang dapat ditangani mencapai 35,29 juta TEUs (twenty-foot equivalent units). Adapun, kapasitas terpakai pada tahun lalu mencapai sekitar 32 juta TEUs.

Pelabuhan Shanghai terbagi menjadi dua yaitu pelabuhan laut lepas (laut dalam) Yangshan dan sungai. Bandingkan dengan kapasitas terpasang seluruh pelabuhan di Indonesia yang kurang dari 8 juta TEUs.

2. Pelabuhan Ningbo-Zhoushan

Pelabuhan laut ini sebenarnya merupakan gabungan dari dua pelabuhan lama yaitu Ningbo Port dan Zhoushan Port. Penggabungan keduanya dilakukan pada 2006 untuk memudahkan pengelolaan perairan di dalam satu koordinasi pelabuhan laut. Dengan penggabungan tersebut, secara perlahan posisinya mulai merangkak bahkan mampu menggeser Pelabuhan Singapura.

Pelabuhan Ningbo-Zhoshan mengakomodasi angkutan laut untuk tiga sungai utama, yaitu Sungai Yangtze, Yong, dan Qaintang. Pelabuhan ini baru selesai renovasi pada 2014. Sebelum renovasi, kapasitas terpasang pada 2012 mencapai 16,83 juta TEUs atau sekitar 744 juta ton. Setelah selesai direnovasi, kapasitasnya melejit mendekati 30 juta TEUs.

3. Pelabuhan Singapura

Singapura merupakan sebuah hub transportasi internasional di Asia karena letaknya di berbagai rute perdagangan laut dan udara. Pelabuhan Singapura, yang dikelola oleh operator pelabuhan PSA International dan Jurong Port, adalah pelabuhan tersibuk ketiga di dunia.

Pada 2005, tonase pengapalan yang ditangani, mencapai 1,15 miliar ton kasar, dan menurut lalu lintas kontainer, yaitu sebanyak 23,2 juta TEUs. Pada tahun lalu, kapasitas terpasangnya mencapai 29 juta TEUs.

Pelabuhan ini merupakan pelabuhan tersibuk pertama di dunia menurut lalu lintas pengapalankarena menjadi penghubung transshipment dari dan ke China serta sebagai pusat pengisian bahan bakar kapal terbesar di dunia.

4. Pelabuhan Rotterdam

Pelabuhan ini dahulunya adalah pelabuhan yang terbesar di dunia sehingga menjadi salah satu pelabuhan tersibuk di dunia pada kurun 1962 hingga 2004, sebelum akhirnya dilewati oleh Pelabuhan Shanghai. Namun, untuk kawasan Eropa, pelabuhan ini masih menjadi pelabuhan terbesar di kawasan itu.

Pelabuhan ini merupakan salah satu yang tertua di dunia karena dibangun pada abad ke-14. Pada 2012, volume kargo tahunan yang masuk ke pelabuhan ini mencapai 441,5 juta ton dan 12,8 juta TEUs kontainer. Ada sekitar 1.500 orang yang sekarang bekerja di pelabuhan ini.

5. Pelabuhan Tianjin

Pelabuhan ini sebelumnya dikenal dengan nama Pelabuhan Tanggu yang terletak di Kota Tianjin. Pelabuhan Tianjin sekarang menjadi yang terbesar di China bagian Utara dan merupakan pelabuhan laut dalam. Pelabuhan ini dimiliki oleh Pemerintah China di bawah otoritas Tianjin State-owned Assets Supervision and Administration Commission. Adapun, operator pelabuhan ini adalah Tianjin Port Group Ltd.

Pertama kali dibuka pada 1860, kapasitas terpakai kontainer pada 2013 mencapai 13 juta TEUs sedangkan tonasenya mencapai sekitar 500 juta ton. Adapun, pada tahun lalu sekitar 14,5 juta TEUs.

6. Pelabuhan Guangzhou

Pelabuhan Guangzhou adalah pelabuhan laut utama di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, China. Pelabuhan ini dioperatori oleh BUMN Guangzhou Port Group Co. Ltd yang baru didirikan pada 26 Februari 2004. Sebelumnya, pelabuhan ini berada di bawah otoritas Guangzhou Harbour Bureau.

Saat ini, Pelabuhan Guangzhou menjadi pelabuhan terbesar di China daratan bagian selatan dan terbesar keenam di dunia. Pelabuhan ini memiliki rute ke lebih dari 300 pelabuhan besar dunia yang tersebar di lebih dari 80 negara. Sebagai pelabuhan terbesar di selatan, pelabuhan ini terus meningkatkan kapasitas dan pelayanannya. Pada 2006, volume kargonya mencapai di atas 300 juta ton.

7. Pelabuhan Qingdao

Pelabuhan Qingdao adalah pelabuhan laut di Laut Kuning sekitar kota Qingdao, Provinsi Shandong. Pada 2011, Pelabuhan Qingdao dan tiga pelabuhan China lainnya di bagian timur menandatangani aliansi strategis dengan pelabuhan Korea Selatan.

8. Pelabuhan Qinhuangdao

Pelabuhan laut ini terletak di Laut Bohai di sekitar kota Qinghuangdao dan Hebei, China. Ini merupakan pelabuhan batu bara terbesar dan terpenting di China dan dunia. Pelabuhan ini menguasai sekitar 50% transportasi batu bara di China  yang sebagian besar datang dari Australia. Kapal tongkang yang hilir-mudik di pelabuhan ini mencapai lebih dari 200 buah kapal per hari.

9. Pelabuhan Hong Kong

Ini merupakan pelabuhan laut dalam yang didominasi oleh kontainer berisi produk-produk manufaktur dan beberapa dermaga yang melayani bongkar muat komoditas sumber daya alam serta menaikturunkan penumpang. Pelabuhan ini merupakan hub terpenting yang melayani Asia Tenggara dan Asia Timur dan menjadi pintu gerbang ke China daratan.

Pada 2007, arus peti kemas di pelabuhan ini mencapai rekor yaitu 23,9 juta TEUs. Sekitar 456.000 kapal datang dan pergi dari pelabuhan ini yang membawa 243 juta ton kargo dan sekitar 25 juta penumpang.

10. Pelabuhan Busan Korsel

Ini adalah pelabuhan terbesar di Korea Selatan dan urutan ke-10 dunia. Pelabuhan ini terletak di kota Busan di selatan Korsel. Pelabuhan ini memilki enam cabang penting di seluruh dunia, yaitu di Pelabuhan Southampton Inggris (1978), Pelabuhan Seattle Amerika Serikat (1981), Pelabuhan Osaka Jepang (1985), Pelabuhan Rotterdam Belanda (1985), Pelabuhan Newyork & New Jersey AS (1988), dan Pelabuhan Shanghai (1994).


Sumber : Bisnis Indonesia, 11.04.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar