22 November 2016

[221116.ID.BIZ] Nilai Ekspor Tahun Depan Bisa Meningkat Ditopang Kenaikan Harga Komoditas

Bisnis.com, Jakarta-- Direktur Penelitian Center of Reform on Economic (CORE) Mohammad Faisal menilai kenaikan harga komoditas mampu memperbaiki kinerja ekspor. Dia menyatakan karakteristik ekspor Indonesia sangat sensitif dengan harga komoditas sehingga kenaikannya dapat mendorong ekspor dari sisi nilai.

Tren sejak kuartal III/2016 hingga berjalannya kuartal terakhir di tahun ini menunjukkan terjadi peningkatan harga tertinggi pada jenis batu bara. Neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2016 tercatat surplus US$1,21 miliar, tidak jauh berbeda dengan posisi bulan sebelumnya US$1,22 miliar.

Surplus pada Oktober 2016 itu ditopang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas senilai US$1,71 miliar. Pada saat yang bersamaan, neraca perdagangan migas tercatat defisit senilai US$0,50 miliar.

"Otomatis kalau harga batubara naik, itu akan berdampak pada ekspor kita sampai tahun depan," katanya.

Selain itu, permintaan batu bara akan meningkat sejalan dengan rencana kebijakan Trump yang akan lebih ekspansif di fiskal. Pembangunan infrastruktur dan industri manufaktur akan membutuhkan banyak sumber energi seperti batu bara. Kendati secara permintaan mengalami penurunan, namun batu bara masih dapat diandalkan.

"Dari China juga walaupun pertumbuhannya diprediksi terus melambat sampai tahun depan tapi dengan naiknya harga komoditas khususnya batu bara dan lainnya itu akan tetap mendorong ekspor kita," ucapnya.

Sumber : Bisnis Indonesia, 20.11.16.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar