20 Maret 2014

[200314.ID.BIZ] Anak Muda Indonesia Jago Atur Duit, Kalahkan Hong Kong-Australia

Bisnis.com, JAKARTA—Tingkat perencanaan keuangan anak muda di Indonesia ternyata tak bisa dikesampingkan.

Menurut The MasterCard Index of Financial Literacy pada bagian perencanaan finansial indeks anak muda dari Indonesia berhasil mencapai 73 poin melewati Hong Kong yang hanya mentok di 69 poin.

Perencanaan finansial ini termasuk keinginan memulai perencanaan finansial sejak dini, menabung secara reguler dan pengelolaan tabungan untuk keperluan darurat.

Uniknya anak muda di negara maju seperti Australia cenderung memiliki indeks rendah di bagian perencanaan finansial, khususnya pada bagian perencanaan masa pensiun. Mereka hanya mencapai indeks 68 poin.

Sayang Indonesia masuk ke dalam tiga negara yang memiliki tingkat pengetahuan investasi terendah diantara 16 negara di kawasan Asia Pasifik. Indeks anak muda di Indonesia baru mencapai indeks 47 poin sedangkan Vietnam sudah 51 poin dan Korea 39 poin.

Laporan The MasterCard Index of Financial Literacy diambil melalui survei yang dilaksanakan di 16 negara Asia Pasifik. Survei tersebut diikuti oleh konsumen berumur 18-29 tahun.

Aspek yang diukur antara lain pemahaman finansial, pengetahuan investasi dan perencanaan finansial untuk menentukan tingkat ketrampilan pengelolaan keuangan dalam hal anggaran, tabungan serta tanggung jawab atas penggunaan kredit.

Hasil terbaik di kawasan Asia Pasifik lagi-lagi diraih oleh Hongkong dengan indeks 69 poin, disusul New Zealand 68 poin dan Singapura 68 poin. Anak muda dari Malaysia, China dan India menunjukkan perkembangan signifikan terhadap pemahaman finansial.

Vietnam mencapai angka indeks 58 poin), Korea 55 poin dan Jepang 52 poin. Mereka berada di peringkat terbawah. Korea bahkan turun delapan tingkat ke posisi 15.

“Sebagai generasi penerus dari konsumen dewasa, anak muda perlu disiapkan dengan pemahaman bagaimana merencanakan, mengatur, dan menginvestasikan uang mereka karena hal tersebut penting bagi kesejahteraan masa depan mereka,” ujar Georgette Tan, Group Head Communications Asia Pacific, Middle East & Africa MasterCard dalam siaran pers, Selasa (18/3/2014).


Sumber : Bisnis Indonesia, 19.03.14.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar