08 Desember 2015

[081215.ID.BIZ] Pemerintah Sewa Kapal Pembangkit Dari Turki Penuhi Kebutuhan Listrik

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo mengundang perusahaan energi asal Turki Karadeniz Energy (Karpowership) untuk berinvestasi di Indonesia mendirikan pabrik pembangunan pembangkit listrik di atas kapal.

Seusai meresmikan beroperasinya Marine Vessel Power Plant (MVPP) 'Kardeniz Powership Zeynep Sultan' berkapasitas 120 Megawatt yang disewa PT PLN (Persero) untuk memperkuat pasokan listrik di Gorontalo, Sulawesi Utara, Presiden Jokowi mengatakan pembangkit listrik di atas kapal merupakan jembatan sebelum terealisasinya proyek 35.000 MW hingga 2019.

"Kita telah pesan lima pembangkit listrik di atas kapal seperti ini. Sekarang baru selesai satu, nanti 6 bulan ini akan tambah 4 lagi," ujarnya di Terminal Kendaraan Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (8/12/2015).

Dalam peninjauan dan peresmian tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir, dan CEO Karadeniz Group selaku produsen MVPP, Orhan Remzi Karadeniz.

Di sela tinjauannya, Jokowi sempat berbincang dengan Karadeniz dan mengundang perusahaan yang didirikan pada 1948 itu untuk membangun pabrik pembuatan pembangkit listrik di atas kapal (MVPP) di Indonesia.

"Tadi saya ketemu dengan pemilik, saya sampaikan bahwa untuk setelah yang lima ini, berikutnya harus di bangun di Indonesia. Karena kebutuhan kita kapal seperti ini yang akan banyak sekali. Dan tadi disampaikan oleh pemilik perusahaan bahwa mereka akan nantinya akan mengerjakannya di Indonesia," tutur Jokowi.

PT PLN (Persero) menyewa lima unit MVPP kepada Karadeniz Group dengan total kapasitas 540 MW. Lima kapal tersebut disewa selama lima tahun dan akan dioperasikan di sejumlah titik di Tanah Air, antara lain Sulawesi Utara, Gorontalo, Sumatera Utara, Ambon, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Menurut Jokowi, untuk menggarap peluang investasi itu, Karadeniz Group bisa dikerjasamakan dengan BUMN maupun perusahaan swasta di Indonesia.

"Mungkin nanti join dengan BUMN atau swasta Indonesia," imbuhnya.

Karadeniz Energy Group (Karpowership) mulai mendesain dan memproduksi MVPP atau yang disebut sebagai powership sejak 2009. Saat ini, Karadeniz telah memproduksi tujuh powership berkapasitas total 1.200 Megawatt. Perusahaan Turki ini menargetkan MVPP yang diproduksi mampu mencapai kapasitas daya 3.000 MW.

Sebelum menjalin kerja sama dengan Indonesia, Karpowership menandatangani kerja sama power purchase agreement (PPA) selama 10 tahun dengan perusahaan listrik Ghana dengan total kapasitas 450 MW. Proyek ini diberi nama “Power of Friendship for Ghana”.


Sumber : Bisnis Indonesia, 08.12.15.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar