10 Januari 2016

[100116.ID.BIZ] BI: Inflasi 2016 Berpotensi Di Atas 5%, Ini 3 Pemicunya

Bisnis.com, SEMARANG-- Bank Indonesia menilai terdapat potensi inflasi lebih dari 5% pada tahun ini yang dipengarui oleh tiga hal.

Deputi Bank Indonesia Hendar mengatakan pada tahun ini inflasi diprediksi berada pada sasaran 4% plus minus 1%. Jumlah tersebut diprediksi lebih besar dari capaian pada tahun lalu 3,35%.

"Meskipun begitu, tingkat inflasi berpotensi melewati batas atas. Risiko utama yang bisa memengaruhi inflasi pada tahun ini adalah penyesuaian tarif listrik," sebutnya saat hadir pada acara Peluncuran Aplikasi SiHaTi, Kamis (8/1/2016).

Seperti diketahui, pada tahun ini pemakaian listrik rumah tangga dengan daya 900 watt akan dialihkan kepada 1.300 watt. Migrasi tersebut, tuturnya, akan berpengaruh pada inflasi.

"Lalu, pengaruh dari pelemahan rupiah yang terjadi pada 2015. Dampaknya akan terasa pada tahun ini," ujarnya.

Kemudian, pengaruh dari mundurnya musim panen akibat kemarau panjang atau El Nino yang terjadi pada tahun lalu. Seluruh hal itu menjadi faktor-faktor yang akan cukup memengaruhi pergerakan harga pada 2016.

Meskipun begitu, Hendar mengatakan pemerintah masih optimistis dapat menjaga inflasi agar masih berada pada posisi yang diperkirakan. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya ekstra untuk mengendalikannya.

Dia melanjutkan pemerintah perlu fokus dalam menjaga inflasi pada sektor volitile food tetap berada pada posisi 3%. Selain itu, pemerintah perlu menjaga pula pergerakan harga bahan bakar minyak.

Sumber : Bisnis Indonesia, 08.01.16.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar