04 Agustus 2016

[040816.ID.BIZ] Kemhub Inventarisasi Proyek yang Bisa Dikerjasamakan

Jakarta-Kementerian Perhubungan (Kemhub) tengah menginventarisasi sejumlah proyek transportasi untuk dikerjasamakan dengan badan usaha. Hal itu guna menciptakan efisiensi APBN dan pemerataan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi setelah mengadakan pertemuan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Kantor Kemhub, Jakarta, Kamis (4/8).

"Jadi, kami lagi mau menginventarisir apa saja yang mungkin bisa dikerjasamakan baik dengan BUMN maupun swasta nasional ataupun swasta asing," ujar mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II itu setelah pertemuan bersama Menteri BUMN.

Dia menambahkan, pertimbangan pihaknya untuk nantinya mengajak badan usaha bergabung sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo. "Ya kan namanya juga perhubungan, ada bandara, pelabuhan, kereta api. Kami diskusi peluang apa yang mungkin kami lakukan guna menindaklanjuti yang diamanahkan Pak Presiden untuk menginisiasi PPP (public private partnership)," imbuh Budi.

Di tempat yang sama, Rini Soemarno mengutarakan, diperlukan adanya percepatan konektivitas di sektor perhubungan sebagaimana instruksi Presiden. Oleh karena itu, pihaknya mengadakan pertemuan dengan Menhub Budi, yang salah satu agendanya adalah upaya percepatan konektivitas.

"Memang yang tadi Pak Menteri katakan bahwa penekanan utama dari Bapak Presiden dalam pertumbuhan ekonomi adalah konektivitas. Konektivitas itu konektivitas manusia maupun konektivitas barang. Penekanannya juga bahwa cost transportasi itu juga salah satu sebab apakah ada kenaikan inflasi atau tidak. Tadi itu kami juga bicarakan," terang Rini.

Dia pun menambahkan, percepatan pembangunan konektivitas itu tidak hanya diserahkan kepada APBN seluruhnya. Sebab, masih ada peluang penerapan PPP baik itu bersama BUMN, swasta nasional, swasta asing.

"Ini mengingat juga bahwa kalau kita hanya tergantung dalam APBN mungkin kita tidak bisa mengejar kebutuhan perkembangan perekonomian di daerah-daerah yang makin pesat. Jadi, ini masih ada pertemuan mendatang terus menerus," papar dia.

Sumber : BeritaSatu, 04.08.16.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar